Ditresnarkoba Berhasil Menangkap Pengirim Narkotika

Palembang, Jurnalsumatra.com – Kinerja Ditresnarkoba Polda Sumsel yang dipimpin oleh Team Direktorat Reserse Narkoba Kombes Pol Farman didampingi Wadir Narkoba Polda Sumsel  Akbp Amazon tak henti hentinya melakukan penggagalan dan berhasil penangkapan oknum Mahasiswa, Sopir,  dan Seorang Guru Honorer dari hasil penangkapan di 2 TKP di wilayah Sumsel. Selasa (16/7/2019)

Dari laporan dan informasi masyarakat adanya Kejahatan Narkoba yaitu pengiriman  Narkotika yang dilakukan oleh penumpang  Transfortasi Bus dari Provinsi Medan menuju Provinsi Sumatera Selatan. Setelah dilakukan lidik secara Intens dan didapati akan ada pengiriman Narkotika jenis Shabu dengan mengunakan Bus RAPI dan Bus ALS dan pada hari senin 8/7/2019 sekita pukul 17.15 Wib dilakukan pembututan dan pengejaran dan tepatnya terjadi di Jl Palembang-Betung tepatnya di depan Polsek Bayung Lincir Muba, setelah dilakukan penggeledahan atas penumpang yang di curigakan terdapat penumpang An ASRIN didalam tas ransel hitamnya terdapat shabu 2 (dua)  bungkus besar dan dilakukan pengembangan terdapat penerima barang dan disekitar Pool Bus Rapi ditangkap kembali tersangkat An. Sugianto.


Selanjutnya keesokan harinya Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 07.30 Wib didepan RM Rantau Penantian dijalan lintas Lahat-Muara Enim Oleh Team melakukan pembuntutan dan pengejaran terhadap Bus ALS dan dihentikan serta dilakukan pengeledahan atas penumpang yang dicurigai terdapat penumpang Bus ALS An. Zainudin dan 1 (satu)  bungkus besar Narkotika jenis shabu dalam tas bawaannya setelah dilakukan pengembangan terhadap penerima barang yaitu sdr Jauhari di depan SPBU jalur Lintas Martapura – Lampung dan selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawak langsung ke Kantor Direktorat  Narkoba Polda Sumsel, Ungkapnya.

Dari atas kejahatan tersebut tersangka disangkakan hukuman Pasal 114 ayat (2) UU 35/2009 dan Pasal 112 ayat (2) UU 35/2009.Hukuman  Penjara paling sedikit 5 Tahun dan Hukuman Penjara 20 Tahun paling lama atau seumur hidup,serta Pidana Denda paling sedikit 1 Milyar dan paling banyak 10 Milyar. (Amrujurnalis)