DLH Akan Perpanjang Program TBBS

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Respon jeme Lahat untuk mengurangi intensitas sampah disudut Kota membuat Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Lahat, semakin Optimis jika program TBBS (Tiga Bulan Bersih Sampah) akan dapat mewujudkan Lahat semakin bersih dari sampah.

Dari dukungan itulah membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat, akan memperpanjang program TBBS hingga Agustus 2018 memdatang. hal itu dilakukan oleh DLH karena dinilai efektif dalam membangkitkan kepedulian masyarakat atas keberadaan sampah dan kebersihan lingkungan di sekitar.

“Oleh sebab itu, program tiga bulan bersih sampah (TBBS) tersebut, kita perpanjang sampai Agustus 2018 mendatang. Semua itu, tidak lepas dari dukungan serta respon masyarakat Lahat,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Ir Misri MT melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah, Budi Utama S.IP, Minggu (13/5/2018), kemarin.

Bukan hanya itu, sambung Budi, pihaknya juga berharap agar semua elemen baik dari Pemerintahan, Swasta hingga masyarakat umum dapat aktif dalam gerakan Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS), karena ini untuk kebersihan lingkungan di sekitar kita.

”Semua itu, berdasarkan surat edaran Menteri lingkungan hidup dan kehutanan tentang kerja bersama meningkatkan penanganan sampah dalam rangka hari peduli sampah 2018, maka program TBBS di perpanjang hingga Agustus mendatang.” Imbuhnya.

Ia menjelaskan, gerakan TBBS sendiri diharapkan juga bisa bangkitkan gerakan masyarakat peduli sampah, yang masif secara nasional dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, melalui pengelolaan sampah dan tentunya berbasis partisipasi masyarakat dalam wujudkan nya.

“Tentunya program ini cukup berperan dalam meningkatkan kesadaran warga, untuk itu, hal ini akan kita terapkan dalam mengajak semua komponen untuk berperan serta dan berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah, agar hasil yang dicapai dalam pengelolaan sampah di masyarakat pun akan lebih signifikan lagi,” ucapnya lagi.

Menurutnya, penekanan kegiatan TBBS pada pelaksanaan terus dilakukan seperti sosialisasi atau diseminasi, dan inovasi kampanye serta aksi bersih dalam membangun gerakan bersih, pengurangan sekaligus penanganan sampah langsung dari sumbernya.

“Hal tersebut, dengan mengedepankan partisipasi masyarakat, pastinya melalui gerakan ini akan membangun dalam mewujudkan lingkungan yang bersih sehat dan bebas sampah. Dan tentunya masyarakat sehat pun akan ikut terwujud,” terang Budi. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − eleven =