Dodo dan Sutrisno Bakal Gugat KPUD Lahat

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Lantaran namanya tidak lolos dan menilai terindikasi banyaknya kejanggalan, Dodo Arman Calon Bupati (Balonbup) Lahat, akan mengugat sengketa Pilkada Lahat yang dilakukan oleh KPUD Lahat. Dimana penyebab digugatnya KPUD Lahat oleh Dodo-Sutrisno dikarenakan KPU Lahat menyatakan bahwa Paslon ini Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Ketua tim kemenangan Paslon Dodo-Sutrisno, Veri Marthaviansyah disela-sela konfrensi pers mengatakan, secara resmi mengugat sengketa KPU Lahat, sebagaimana diattur pada Perbawaslu RI No 15 tahun 2017, pasal 4 ayat (1) dan permohonan sengketa yang diatur dalam Pasal 10, 11 dan 12.

“Karena, kami nilai adanya kejanggalan dalam pemeriksaan bverkas terhadap kita. Oleh karenanya, kami akan mengugat KPUD Lahat. Dimana kan kita laporkan gugatan kita ini ke Panwaslu Kabupaten Lahat,” terangnya, Selasa (13/2/2018).

Menurut Veri, pokok gugatan sengketa Pilkada Lahat yang dilakukan oleh KPUD Lahat antara lain, mengenai surat undangan penetapan Paslon Bupati/Wakil Bupati Lahat tanggal 12 Februari 2018. Lalu SK KPUD nomor 11/PI.03.2-BA/KPU/I/2018 mengenai penetapan bakal paslon calon Bupati/Wakil Bupati dari perseorangan yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atas nama Dodo Arman-Mayor (Purn) Sutrisno.

Lalu SK KPUD Lahat nomor:32/HK03.1/kpt/2604/kpu.kab/II/2018 yang menetapkan bakal Paslon yang tidak memenuhi syarat dalam pemilihan bupati/wakil 2018. Kemudian SK KPU RI nomor 153/PL.03.2-SD/06/KPU/11 2018, tanggal 09 Februari 2018 mengenai penjelasan penggantian calon.

Selanjutnya mengenai surat Panwaslu Kabupaten Lahat nomor:002/Bawaslu-ss.03/1/2018 perihal jawaban keberatan Dodo Arman-Sutrisno. Dan terakhir mengenai laporan atas dugaan dalam tahapan Pilkada Lahat yang merugikan Paslon Dodo Arman – Sutrisno tertanggal 21 Januari 2018.

“Karena itulah, banyak sekali pelanggaran yang dilakukan oleh KPUD Lahat terhadap Paslon Dodo Arman – Sutrisno. Apalagi, KPUD Lahat bagi kami tidak terbuka dan transparan. Seperti surat dari Panwaslu atas jawaban keberatan Dodo – Sutrisno yang sampai sekarang ini belum ada jawaban dari KPUD Lahat, ada apa ini. Dan hal ini dapat dipertanyakan. Begitu pula dengan  mengenai surat undangan penetapan Paslon Bupati/Wakil Bupati Lahat pada tanggal 12 Februari 2018  hari ini, seharusnya KPUD Lahat mengundang kita namun nyatanya hal ini tidak dihiraukan oleh KPUD Lahat,”terangnya lagi.

Ia menambahkan, Paslon Dodo Arman betul-betul menginginkan keadilan dalam penegakan sesuai PKPU No 15/2017 tentang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota.

“Rencana laporan dilayangkan kepada Panwaslu Kabupaten Lahat, per Bawaslu No 15/2017 dalam kurun tiga hari,” ujarnya. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + nineteen =