Dokter PTT Temukan Penderita Filariasi Di Kirihi

    Jayapura, jurnalsumatra.com – Dokter pegawai tidak tetap (PTT) menemukan tiga penderita filariasis (kaki gajah) di Kirihi, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, yang sangat membutuhkan pelayanan medis secara kontinyu.
“Di Kirihi itu ada tiga penderita filariasis atau biasa disebut kaki gajah. Penderita penyakit hernia juga banyak,” kata dr Leonargo, dokter yang sudah setahun mengabdi di Disrik Kirihi, ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Jumat.
Ia mengatakan sejak awal pengabdiannya di Kirihi pada Januari 2017, ia memeriksa tiga pasien penderita kaki gajah, dari tujuh pasien yang dilaporkan.
Seorang pasien masih gejala awal, namun dua pasien lainnya kakinya semakin membesar dan membutuhkan pelayanan operasi.
“Selain kaki gajah, ada pasien yang kena hernia juga, kalau pasien hernia ini sejak awal ada sekitar empat orang yang juga harus segera dioperasi,” ujarnya.

    Pasien kaki gajah dan hernia yang diperiksa, kata dia, membutuhkan operasi cepat dan sudah disiapkan surat rujukkannya, akan tetapi karena kesulitan transportasi maka masih tertunda.
Dibutuhkan sarana ransportasi untuk penjemputannya menuju rumah sakit yang dirujuk yakni di Nabire.
“Dirujuk ke Nabire karena disana sudah ada dokter spesialisnya, akan tetapi kalau tidak ada dokter spesialis maka tidak menutup kemungkinan akan dirujuk ke Jayapura untuk pengobatan selanjutnya,” ujarnya.
Penyakit lainnya yang dominan di Distrik Kirihi itu, kata dr Leonargo, yaitu penyakit malaria karena daerah itu juga termasuk daerah endemis malaria.
Juga adanya perilaku hidup masyarakat di sana yang kurang bersih sehingga banyak masyarakat yang terserang penyakit diare.
Kirihi adalah satu distrik terjauh dari Kabupaten Waropen. Distrik itu berbatasan langsung dengan Kabupaten Nabire.
Transportasi satu-satunya ke tempat itu dengan menggunakan pesawat berbadan kecil.(anjas)

Leave a Reply