DPD KNPI Gelar Festival Kuliner

 Pali, jurnalsumatra.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasonal Permuda Indonesia (KNPI), Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengelar “Festival Kuliner dan Kerajinan Tangan Khas Kabupaten PALI” yang bertempat di Sanggar Pramuka Pertamina Pendopo (14/03) 

Dalam sambutanya Ketua DPD KNPI Kabupaten PALI mengatkan dengan adanya kegiatan tersebut untuk menjadikan masyarakat khususnya bagi pemuda Kabupaten PALI agar menjadi masyarakat yang berkreatifitas di Bidang Seni, dan menggali potensi Sumber Daya Alam (SDA), dan untuk meningkatkan perekonomian pada masyarakat

“Alhamdulillah dengan telaksanya kegiatan Festival ini agar bisa mewujudkan sentra perekonomian masyarakat serta menumbuhkan  kesadaran bagi pemuda Kabupaten PALI, dalam menciptakan kerajian kuliner yang baik dan bermutu sehingga memiliki daya saing yang tinggi. Selain itu juga kegiatan kita hari ini,  Alhamdulillah dihadiri sekitar 700 peserta, dan kami berharap ke depannya nanti akan lebih banyak lagi masyarakat khususnya pemuda yang mengikuti festival seperti ini”. Ujarnya M Anasrul Dwi Novriansyah  SPd I

Sementara itu Bupati Kabupaten PALI Ir H Heri Amalindo MM, dalam sambutanya mengatakan selaku Pemerintah sangat mendukung dengan adanya kegiatan-kegiatan positif seperti Fistival Kuliner dan Kerajinan Tangan Khas PALI yang digelar DPD KNPI Kabupaten PALI, untuk menumbuh kembangkan perekonomian pada masyarakat, oleh karena itu harus bersatu padu dalam mengwujudkannya. 

“Kami selaku Pemerintah sangat setuju dan mendukung sepenuhnya dengan adanya Festval kuliner dan Kerajinan Khas PALI, untuk kita kenalkan kepada masyarakat baik tingkat Regional maupun Nasional bahkan Internasional. Untuk itu kepada masyarakat Kabupaten  PALI khususnya pada kaum pemuda agar bisa menjadi pemuda yang kereatif dan pencinta Kuliner khas Kabupaten PALI.” Harap Heri Amalindo  

Selain itu Bupati juga berharap kepada peserta yang mengikuti Festival Kuliner dan Kerjinan Tangan Khas PALI, bisa menggali, mengetahui potensi pada masyarakat, dengan adanya Kompetisi tentu akan ada penilain dari juri untuk mejadi yang terbaik sehingga memacu semangat para peserta Festival. “Dengan adanya Kopetensi ini tentu bisa memacu para peserta Festival agar mampu bersaing sehingga mendapt penilaian yang terbaik dari dewan juri, untuk menjadi jura, bagi peserta yang belum baik akan kita lakukan seperti training, bimbingan teknis (bimtek) sehingga seluruh masyarakat kita yang terlibat dalam kegiatan ini bisa berbuat baik lagi untuk kedepannya”. Pungkasnya  (Hab)

Leave a Reply