DPK Sleman Imbau Desa Anggarkan Restorasi Arsip

       Sleman, jurnalsumatra.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau pemerintah desa menganggarkan dana untuk restorasi arsip pada Rencana Anggaran, Pendapatan dan Belanda Desa (RAPBDes) 2019.
“Kami mengimbau pada 2019 setiap desa agar menganggarkan dalam APBDes untuk alokasi pengelolaan arsip dan restorasi arsip,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi, Rabu.
Menurut dia, pihaknya akan menargetkan lebih banyak lagi tindakan restorasi arsip secara bertahap, mengingat dalam program tersebut dibutuhkan peningkatan kuantitas dari SDM dalam melaksanakan restorasi arsip.
“Program restorasi arsip tersebut telah dimulai sejak delapan tahun yang lalu yaitu pada 2011,” katanya.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman terus berkomitmen untuk menyosialisasikan program tersebut. Salah satu upaya dalam menyosialisasikan program restorasi arsip yaitu dengan mengirimkan surat kepada pemerintah desa di wilayah Kabupaten Sleman sebanyak 80 surat.

“Awal tahun ini kami sudah menyurati 80 desa. Barangkali ada arsip yang perlu diperbaiki atau dilakukan restorasi arsip agar diinformasikan melalui pengajuan. Sayangnya hanya delapan desa yang memberikan respon,” katanya.
Ayu berharap setelah kegiatan penyerahan hasil restorasi sejumlah arsip kepada tiga desa yang telah mengajukan restorasi, dapat lebih menarik perhatian desa atau masyarakat yang lainnya terkait pentingnya pengelolaan arsip dan restorasi arsip terutama letter c.
“Sebanyak 1.333 hasil restorasi arsip diserahkan kepada tiga desa, Desa Umbulmartani, Desa Sindumartani dan Desa Tegal tirto,” katanya.
Adapun jumlah masing-masing arsip desa yang diserahkan kembali setelah dilakukan tindakan restorasi yaitu sebanyak 730 lembar arsip diserahkan kepada Desa Umbulmartani dengan jenis arsip letter c, sebanyak 602 lembar arsip diserahkan kepada Desa Sindumartani dengan jenis keseluruhan arsip letter c dan satu lembar arsip kepada Desa Tegaltirto yang merupakan arsip peta Dusun Krikilan.
“Meskipun perhatian terhadap pengelolaan arsip masih rendah, namun pada 2018 terdapat peningkatan dari kesadaran akan pentingnya mengelola arsip dengan benar,” katanya.(anjas)

Leave a Reply