DPO Kasus Pembunuhan Dihantam Timah Panas

Muba, jurnalsumatra.com – Effendi alias Epen (49) yang sempat borun selama enam tahun atas kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) beberapa tahun lalu, akhirnya dihadiai tima panas oleh tim gabungan Unit Reskrim Polsek Bayung Lincir dan Opsnal Pidum Sat Reskrim Polres Muba. 

Laki-laki parubaya ini ditangkap saat berada di Desa Pandan Sari Kecamatan Tungkal Jaya Muba, Kamis (28/11/2019) sekitar pukul 06:00 wib.

“Tersangka Efendi alias Epen buronan kita sejak 2013 silam. Ia terlibat kasus pengeroyokan terhadap Amir dan Alan Rahman warga Bedeng Seng Kecamatan Tungkal Jaya. Hingga menyebabkan korban Amir meninggal dunia, ” Demikian dikatakan Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIK saat menggelar prees rilis di Mapolres Muba, Jumat (29/11/2019).

Dijelaskannya, peristiwa pembunuhan itu sendiri terjadi di Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Muba pada tanggal (15/2/2013) lalu dengan dilatar belakangi permasalahan tanah antara korban dan para pelaku.

“Kala itu, tersangka Efendi mendatangi korban Amir dan Alan Rahman dengan mengendarai sepeda motor dari arah Palembang. Selanjutnya kendaraan korban ditabrak tersangka menggunakan mobil truck dyna. Disaat yang bersamaan datanglah ke empat orang teman tersangka yakni Pajarudin (sudah ditangkap), A (DPO), B (DPO) dan AN (DPO) menggunakan mobil toyota fortuner. Lalu para tersangka melakukan pengeroyokan terhadap kedua korban. Hingga menyebabkan Amir meninggal dunia. Sedangkan Alan mengalami luka ringan.”Jelasnya.

Kapolres juga mengatakan, saat dilakukan penangkapan tersangka Efendi berusaha melakukan perlawanan sembari memegang senpira. Hingga anggota dilapangan terpaksa melakukan tindakan tegas dengan tembakan terukur ke kakinya.

“Selain Efendi, kita juga telah mengamankan satu tersangka lain yakni Pajarudin. Bahkan saat ini Pajarudin sudah terlebih dahulu mendekam di Lapas Sekayu atas kasus narkoba. Sementara tiga pelaku lainnya inisial A, B, dan AN terus diburu (DPO) kita.

Dari tangan tersangka, kita mengamankan barang bukti (BB) berupa 1 bilah pisau gagang coklat yang dipergunakan tersangka, 1 unit truck toyota dyna, 1 unit toyota fortuner, 1 buah topi, 2 pasang sandal, 1 unit motor kawasaki ninja dan 1 pasang sarung tangan. Guna proses lebih lanjut. Tersangka maupun barang BB sudah kita amankan di Mapolres Muba.

Tersangka akan kita jerat pasal 338 KUHP jo pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP jo pasal 351 ayat 3. Untuk ketiga pelaku lain yang melarikan diri. Kita himbau untuk segera menyerahkan diri ke Polsek Bayung Lincir atau Polres Muba. Jika tidak akan kita tindak tegas,”Tegas Kapolres. (Rafik elyas).