DPRD Dukung Larangan Perayaan Malam Tahun Baru

     Rejang Lebong, jurnalsumatra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mendukung larangan penyelenggaraan pesta perayaan malam Tahun Baru oleh pemerintah daerah setempat.
“Pada intinya DPRD Rejang Lebong mendukung larangan untuk tidak menyelenggarakan pesta penyambutan malam Tahun Baru yang diterbitkan oleh Bupati, ini merupakan hal yang positif,” kata Ketua DPRD Rejang Lebong, M Ali saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu.
Penerbitan surat imbauan larangan penyelenggaraan pesta malam Tahun Baru 2019 di daerah itu ujar dia, merupakan tindakan pencegahan agar masyarakat Rejang Lebong terutama kalangan anak muda tidak terlibat dalam perbuatan negatif seperti menyalakan petasan, kebut-kebutan dan lainnya.
“Kalangan masyarakat Rejang Lebong diajak untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan keagamaan di tempatnya masing-masing,” tambah dia.

   Sebelumnya Bupati Kabupaten Rejang Lebong, Ahmad Hijazi menerbitkan surat imbauan yang dibagikan ke masyarakat dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong yang meminta warga masing-masing kecamatan untuk tidak merayakan malam Tahun Baru dengan mengadakan hiburan pesta berupa musik, kemudian menyalakan kembang api, petasan atau terompet.
Selanjutnya, seluruh dinas/instansi, camat, lurah/kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk mengingatkan anak-anak muda, para remaja dan masyarakat umum lainnya untuk tidak melakukan larangan tersebut.
Untuk mengisi malam pergantian tahun baru Masehi, kalangan masyarakat Kabupaten Rejang Lebong diminta mengisinya dengan kegiatan keagamaan seperti shalat maghrib berjamaah, yasinan, zikir istiqhosah dan melaksanakan Shalat Isya berjamaah di masjid atau musholah masing-masing wilayah.(anjas)

Leave a Reply