DPRD Pastikan Jalur One Way Dikembalikan Seperti Semula


Lahat, jurnalsumatra.com – Protesan dan kritikan pedas dari masyarakat di Jl Mayor Ruslan I, II, dan III terkait uji coba satu jalur ‘One Way’ dari Simpang Pasar Lama menuju Simpang Empat Pasar Lematang, terus mencuat.

Keinginan pemerintah dan memberlakukan atau uji coba satu jalur, satu arah ini, dinilai banyak pihak yang dirugikan. Mulai dari, warga yang tinggal di Jl Mayor Ruslan I, II, dan III, terutama, para pemilik toko manisan, warung warung nasi, terlebih lagi untuk juru parkir (Jukir).

“Nah, dengan hampir semua warga yang ada di Jl Mayor Ruslan I, II memprotes uji coba satu jalur, satu arah ini. Terutama pedagang manisan, pedang warung nasi, dan para juru parkir. Mereka sangat merasa dirugikan akibat diberlakukannya One Way,” tutur Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lahat, Sri Marhaeni SH, Kamis (28/2/2019), kemarin.

Ketika dibincangi wartawan jurnalsumatra.com, Sri mengaku, dan memastukan uji coba satu jalur, satu arah ini, pada Tanggal 3 Maret 2019 jalur tersebut, tidak akan diberlakukan lagi dan akan kembali seperti jalur semula.

“Insya Allah, kalau tidak ada ara melintang Tanggal 3 Maret 2019 nanti, uji coba satu jalur ‘One Way’ distop dan dikembalikan lagi seperti jalur sebelumnya. Karena, uji coba satu jalur itu terus menerus menuai kritik dari masyarakat dan dinilai banyak menimbulkan permasalahan baru,” ungkap Sri.

Ditambahkannya, setiap kebijakan untuk Publik harus dikomunikasikan dengan semua pihak terkait. Dan, apabila kebijakan tersebut tidak ada koordinasi maka tidak menutup kemungkinan permasalahan akan menghampiri.

“Terus terang, kami duduk di Parlemen itu mewakili suara Rakyat. Jadi, tugas DPRD ketika berbicara itu murni suara Rakyat bukan dikarenakan dalam menghadapi Pileg dan lain sebagainya,” ujar Sri. Seraya menambahkan, ada tiga poin yang sudah disampaikan dalam Rapat Koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Pertama, jalur One Way diperlukan aturan dan Payung Hukumnya. Kedua, alur One Way ditutup dan dikembalikan seperti semula. Ketiga, perselisihan Dishub Kabupaten Lahat berkoordinasi dengan dinas terkait.

Sementara, Kasat Lantas Polres Lahat, AKP. Rio Artha Luwih SIK diwawancarai mengatakan, terkait penyetopan atas uji coba jalur satu arah atau one way dari Pasar Lama sampai Simpang Empat Pasar Lematang tersebut, belum bisa dipastikan.

“Benar untuk uji coba One Way itu, pada Tanggal 3 Maret 2019. Namun, semuanya belum bisa dipastikan. Tergantung dari hasil rapat semua dinas terkait nanti. Karena awalnya berdasarkan rapat Tim akan bertanggungjawab atas uji cuba jalur satu arah tersebut,” terang Rio.

Tidak itu saja, Rio menyampaikan, diharapkan masyarakat yang melintas dijalur uji coba satu arah ini, dapat memberikan tanggapan atau aspirasi selama uji coba berlangsung.

“Yang intinya, pelaksanaan One Way ini baru tahap uji coba. Nanti kami akan rapat koordinasi dan evaluasi lagi untuk membahas tanggapan dan aspirasi dari masyarakat selama jalur satu arah ini berlangsung. Nah, barulah hasil rapar Tim dijadikan bahan pertimbangan seperti apa langkah selanjutnya, pungkas Kasat Lantas Lahat.

Sementara, Plt Kadishub Kabupaten Lahat, Indahrmansyah SP.Msi menjelaskan, setelah mengikuti Rapat Dengar Pendapat Komisi III itu, pihaknya menggelar rapat dengan Satlantas Polres Lahat, Denpom TNI AD, Pol PP, Disprindag, Dinas Perizinan, Camat, dan Lurah.

“Dalam keputusan rapat tertuang, pihaknya bekerja sama dengan Satlantas Polres Lahat, Denpom TNI AD, dan pihak terkait lainnya tetap melaksanakan uji coba One Way,” ucapnya. (Din)

Leave a Reply