DPRD-Pemkot Bukittinggi Bahas 21 Ranperda Pada 2018

     Bukittinggi, jurnalsumatra.com  – DPRD Kota Bukittinggi, Sumatera Barat bersama pemerintah daerah setempat menyepakati akan membahas 21 rancangan peraturan daerah di 2018.
“21 ranperda ini telah siap naskah akademiknya dan akan dibahas dalam program pembentukan perda (propemperda) 2018,” kata Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial dalam rapat paripurna di Bukittinggi, Rabu.
Masih ada kemungkinan pembahasan 10 ranperda lagi bila naskah akademiknya telah selesai di tahun berjalan dan ranperda tersebut dinilai penting sehingga bisa diajukan.
Dari 21 ranperda yang telah selesai naskah akademik tersebut, tiga di antaranya merupakan inisiatif DPRD yaitu mengenai penamaan jalan, pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pasar dan pengelolaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Ketiga ranperda itu dinilai penting untuk setiap urusan yang diatur dalam ranperda tersebut.
Dalam penamaan jalan, Bukittinggi memiliki sejumlah pahlawan yang berperan bagi daerah dan bangsa dan pernah menjadi ibukota negara pada masa mempertahankan kemerdekaan sehingga perlu lebih dikenalkan lewat penamaan jalan.
Sementara dalam BUMD pasar dan pengelolaan UMKM, adanya perda tersebut nanti diharapkan dapat mengelola lebih baik pasar tradisional serta melindungi dan membina usaha kecil di daerah.
Wali Kota setempat, M Ramlan Nurmatias mengatakan dengan telah disepakatinya propemperda 2018 diharapkan menjadi pedoman dalam penetapan prioritas produk hukum daerah dalam membentuk perda.
Ia mengingatkan perangkat daerah sebagai pemrakarsa ranperda mempersiapkan materi rancangan secara matang, mendalam dan menyeluruh.
“Kami harap aspirasi warga dapat terserap agar produk hukum yang dilahirkan betul-betul sebagai perwujudan kepentingan masyarakat,” ujarnya.(anjas)

Leave a Reply