DPRD: Penempatan Guru Garis Depan Priotaskan Sekolah Terpencil

     Biak, jurnalsumatra.com – Ketua Komisi III DPRD Biak Numfor, Papua Benyamin Maran meminta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memprioritaskan penempatan 80 guru garis depan pada sekolah yang kekurangan guru terpencil.
“Kami melihat langsung di lapangan banyak sekolah masih kekurangan guru sehingga program guru garis depan dapat meningkatkan kelancaran proses belajar mengajar,” kata Ketua Komisi III Benyamin Maran, Kamis menanggapi penempatan guru garis depan di Kabupaten Biak Numfor.
Ia mengatakan keterbatasan guru dialami sejumlah sekolah di berbagai daerah terpencil sangat berdampak langsung dengan proses kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah bersangkutan.
Benyamin menyebut fakta di lapangan banyak ditemukan satu sekolah hanya ada diajarkan oleh satu atau dua guru sehingga tidak maksimal menjalankan proses belajar mengajar.
Komisi III DPRD, menurut Benyamin Maran, sangat mendukung adanya program guru garis depan yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan dalam rangka menjawab kebutuhan tenaga guru di Kabupaten Biak Numfor.
Tahir, salah satu guru garis depan ditempatkan di Biak menyatakan siap menjalankan tugas sebagai tenaga guru di sekolah sesuai dengan penempatan Pemkab Biak Numfor melalui Dinas Pendidikan setempat.
“Saya pernah bertugas mengajar di sekolah distrik Biak Barat saat melaksanakan program sarjana mengajar mendidik daerah tertinggal,” ujarnya.
Berdasarkan data berbagai sekolah di pedalaman terpencil Biak Utara, Biak Barat, Swandiwe, distrik Warsa, Bondifuar serta wilayah  kepulauan Numfor, Padaido dan Aimando sekolah paling dominan masih kekurangan guru dalam menjalankan proses belajar mengajar.(anjas)

Leave a Reply