DPRD Pertanyakan Penjelasan Bupati


Tanahdatar, Sumbar, Jurnalsumatra.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Tanah Datar H.Rony Mulyadi Dt.Bungsu.SE, secara resmi mengirim surat kepada Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, dengan surat bernomor : 172/186/DPRD-TD/2020, Perihal :  mohon Penjelasan, yang dialamatkan kepada Bupati Tanah Datar di Batusangkar tertanggal 26 Meret 2020.

Surat yang berbunyikan, berdasarkan Undang-undang No 23  Tahun 2015  tentang Pemerintah Daerah  dan sesuai dengan hasil Rapat Konsultasi Pimpinan DPRD Kabupaten Tanah Datar dengan ketua-ketua fraksi dan Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Tanah Datar pada hari Kamis  tanggal 19 Maret 2020, merujuk kepada Fungsi  Pengawasan DPRD dan banyaknya  pertanyaan  yang muncul  dari masyarakat, maka  DPRD Kabupaten Tanah Datar mohon Penjelasan  sebagai berikut: Satu; Bagaimana kondisi kesehatan  Bupati Tanah Datar  Drs.Irdinansyah Tarmizi  dan dimana keberadaannya saat ini. Dua; Dalam kondisi saat sekarang ini, kami minta  penjelasan  tentang mekanisme  pengambilan keputusan dan kebijakan daerah. Tiga; Langkah-langkah kongkrit pemerintah  daerah  dalam mengantisipasi  dan  mencegah penyebaran  Covid 19 di Kabupaten Tanah Datar. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Tanah Datar H. Rony Mulyadi Dt.Bungsu, SE.

Setelah dikonfirmasi kepada Sekda Irwandi melalui pesan singkat Watshapp  pada pikul 16.19 Wib, tentang surat dari DPRD tersebut, Sekda Irwandi membalas dengan singkat pada pukul 16.21 Wib, “Suratnya hari jumat baru kita terima, insya Allah segera akan di berikan jawaban oleh pemerintah daerah, tks”. Disambungnya lagi “Kondisi pk bupati saat ini sudah mambaik”. Balas Sekda Irwandi kepada Mentreng.com.

Salahseorang tokoh masyarakat Tanah Datar Yundri Tanjung alias “angku uban” setelah membaca surat DPRD yang perihal penjelasan tentang keberadaan Bupati Irdinansyah Tarmizi di saat merebaknya virus corona di Tanah Datar.

Yundri Tanjung menjelaskan, ” Setelah saya membaca dan mempelajari surat DPRD ini, saya menilai bahwa yang disampaikan oleh DPRD adalah aspirasi masyarakat mempertanyakan keberadaan Bupati Irdinansyah Tarmizi disaat situasi merebaknya virus corona.

Saya melihat bahwa pemerintahan daerah kabupaten Tanah Datar cepat tanggap dengan situasi yang melanda masyarakat. Saya tidak tahu apakah Bupati dengan Wakil ada koordinasi atau tidak, kita tidak tau. Tetapi saya melihat ada kesingkronan antara Bupati dengan Wakil, sebab mereka adalah satu paket, kalau bupati berhalangan Wakil Bupati sudah tau apa tugasnya.

Hal seperti itulah yang saya lihat saat ini karna segala sesuatu berjalan dengan baik. Ditengah merebaknya virus corona covid-19 Pemda Tanah Datar cepat tanggap bekerja suang dan malam. Bahkan OPD terkait berjalan sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Berarti disini Wakil Bupati Zuldafri Darma cepat tanggap mengantisipasi situasi dan keadaan. Berarti Wakil Bupati Zuldafri Darma sudah memperlihatkan keprofesionalannya sebagai seorang pemimpin di Kabupaten ini. Pungkas Yundri Tanjung (Angku Uban).

Yundri Tanjung mengatakan lagi, Disatu sisi kita harus mempertanyakan pula tentang DPRD, janganlah Bapak-bapak kita di DPRD menyalahkan Pemerintahan Daerah dengan kejadian virus corona. Mereka harus koreksi diri juga, kalau yang sebanyak 88 orang tersebut termasuk dalam catatan yang pernah kontak langsung dengan pasien positif virus corona. Itu semua disebabkan oleh mereka, karena mereka anghota DPRD yang membawa pergi yang bersangkutan kunker keluar kota. Walau itu sesuai denhan juklak – juknis rencana kerjanya. Seharusnya kan bisa dibatalkan. pungkas Yundri

Kenapa anggota dewan yang terhormat disaat virus corona sudah dinyatakan menyebar dari negara asalnya Wuhan, malah mereka pergi juga kunjungan kerja ke Jakarta. Sekembalinya dari Jakarta maka yang bersangkutan terinfeksi virus corona covid-19. Ucap Yundri.

Sekarang setelah terjangkit salahseorang pegawai sekretariat DPRD positif virus corona malah mereka lepas tanggung jawab dan dilempar kepada Pemda. Maaf agak keras sedikit. Tukas nya.

Terakhir pesan saya kepada Bapak-bapak kita, “jaganlah kita saling lempar atau saling menyalahkan. Semua ini adalah tangung jawap kita bersama sebagai warga Kabupaten Tanah Datar. Pungkas Yundri Tanjung (Angku Uban).(Myt)