DPRD Sumsel Ajukan Raperda Penghapusan Buta Aksara Al Quran

Palembang, jurnalsumatra.com – Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Mgs Syaiful Padli mengakui kalau Fraksinya mengajukan rancangan peraturan daerah (Raperda)  penghapusan buta aksara Al Quran.

“ Sudah kita usulkan dan sudah masuk prolegda,” katanya, Rabu (15/1/2020).

Dengan raperda penghapusan buta aksara Al Quran, pihaknya ingin tidak ada lagi orang-orang di Sumsel  yang tidak bisa membaca Al Quran.

“ Sehingga kedepan anak-anak kita yang mau masuk SMA/SMK mereka terlebih dahulu salah satu ujiannya baca tulis Al Quran, artinya, akan memotivasi mereka sejak SD, SMP sudah bisa baca Al Quran, sehingga ketika di SMA , masuk sekolah sudah lancar,” katanya.

Dengan adanya raperda ini juga menurutnya akan menjadi salah satu upaya mendekatkan diri generasi muda dengan Al Quran, ketika sudah dekat dengan Al Quran minimal akan mengurangi tingkat kriminalitas dari anak-anak muda  seperti narkoba, pergaulan bebas dan sebagainya.

“ Ini harapan kita  raperda  penghapusan buta aksara Al Quran ini juga menjadi salah satu sarana untuk menyiapkan generasi muda kedepan yang lebih baik lagi ditambah lagi tahun 2025 itu menjadi bonus demografi bagi anak-anak muda yang produktif,” katanya.

Seluruh usulan Raperda akan dikumpulkan dalam prolegda setelah diputuskan dalam rapat paripurna.

“ Kapan waktunya nantipihak eksekutif yang menentukan,” katanya.(udy)