DPRD Sumsel Akan PAW Massal

Palembang, jurnalsumatra.com – Tahun ini DPRD Sumsel diprediksi akan terjadi Pengganti Antar Waktu (PAW) secara massal. Pasalnya, setidaknya ada 6 anggota DPRD Sumsel yang akan maju pada pilkada serentak 2018.

Enam anggota DPRD Sumsel tersebut yakni HM Giri Ramanda N Kiemas maju di Pilgub Sumsel (PDI Perjuangan), Ahmad Yani di Pilkada Muara Enim (Partai Demokrat), Joncik Muhammad (PAN) dan Yulius Maulana (PDIP) maju di Pilkada Empat Lawang), Nopran Marjani di Pilkada Lahat (Partai Gerindra) dan Arkoni MD maju di Pilkada Banyuasin (Partai Hanura).

Wakil Ketua DPRD Sumsel, Nopran Marjani mengatakan, dirinya sudah menyiapkan surat pengunduran sebagai wakil rakyat. Karena itu menjadi syarat maju di Pilkada Lahat 2018.

Bahkan Nopran memasikan dirinya akan maju sebagai bakal calon bupati Lahat berpasangan dengan Herliansyah. Keduanya sudah memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri ke KPU, dengan dukungan dari Partai Gerindra, PDI Perjuangan, PKS dan PPP, dengan total 14 kursi.

“Sebelum pendaftaran di KPU itu sudah harus mengundurkan diri. Hal terbut sudah diatur dalam undang-undang,” bebernya.

Dia mengungkapkan, surat pengunduran diri dari DPRD Sumsel telah dibuat dan segera disampaikan kepada sekretariat DPRD Sumsel. “Setelah resmi mundur, mobil dinas, rumah dinas, dan semua fasilitas akan saya kembalikan. Bahkan setelah ditetapkan mundur tidak lagi menerima gaji,” ucap Nopran.

Sementara itu, Ketua Fraksi PAN DPRD Sumsel Joncik Muhammad yang memastikan diri berpasangan dengan sesama anggota DPRD Sumsel Yulius Maulana di Pilkada Empat Lawang. Joncik mengaku siap mengundurkan diri sebagai Anggota DPRD Sumsel.

“Sekarang kami berdua sudah pasti didukung PKPI dengan 2 kursi, PAN 5 kursi dan PDIP 4 kursi. Insyaallah partai lainnya menyusul karena setiap partai ada mekanisme masing-masing,” pungkasnya. (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × one =