DPRD Sumsel Bakal Tinjau Petani Padi OKUTimur

Palembang, jurnalsumatra.com – Komisi II DPRD Provinsi Sumsel akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten OKU Timur. Pasalnya, OKU Timur sebagai daerah penghasil utama beras di Sumsel.

“Daerah penghasil beras utama di Sumsel yaitu OKU Timur. Jadi kita ingin melihat petani, apa tanggapan petani mengenai rencana pemerintah yang akan mengimpor beras dan persoalan yang dihadapi petani di lapangan. Sekarang produksi padi meningkat, ini kita ingin lihat di lapangan dan kita bicarakan dengan pemerintah,” kata  Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumsel Budiarto Marsul, Selasa (20/2/2018) diruang kerjanya.

Apalagi saat ini, lanjut Budiarto di bulan ini petani beras di Sumsel sudah panen. “Februari-Maret ini masa panen padi. Jadi Sumsel menolak beras impor. Karena Sumsel ini banyak daerah penghasil beras. Seharusnya pemerintah lebih meningkatkan produktivitas padi sendiri daripada mengimpor beras dari luar yang merugikan petani,” tegasnya.

Menurutnya, dengan beras impor maka akan membuat harga beras akan jatuh dan petani Sumsel menjadi rugi.”Kalau beras impor banyak, apalagi harganya murah maka akan mempengaruhi harga di pasaran Indonesia. Kalau masuk ke Sumsel akan mempengaruhi harga beras di daerah ini,” bebernya.

Budiarto mengungkapkan, pemerintah selama ini mendorong agar pertani meningkatkan jumlah produksi gabah supaya swasembada sehingga bisa mengekspor ke daerah lain. “Sekarang ini produksi meningkat, seharusnya pemerintah meningkatkan lagi supaya tidak impor beras dan petani melanjutkan usahanya,” pungkasnya. (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − 13 =