DPRD Sumsel Tunggu Nama PAW Dari Parpol

    Palembang, jurnalsumatra.com – DPRD Provinsi Sumatera Selatan masih menunggu usulan nama-nama pengganti antarwaktu (PAW) dari partai politik menyusul mundur enam anggota dewan yang maju pada Pilkada Serentak 2018.
Plt Ketua DPRD Sumsel Uzer Effendi, di Palembang, Sabtu, mengatakan ada beberapa parpol sudah menyampaikan usulan PAW ke DPRD Sumsel.
Dia menyebutkan, seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, dan PDI Perjuangan sudah menyampaikan usulan PAW anggota legislatifnya itu, sedangkan yang belum termonitor dari Partai Hanura.
“Masih saya tunggu dari partai politik yang menyampaikan kepada kami, anggota DPRD yang mengikuti pilkada, untuk memberhentikan dan menggantikannya dengan nama yang diusulkan melalui PAW,” katanya pula.
Ia menegaskan, urusan ini akan dipercepat, karena persoalannya jelas.
“Saya minta ini supaya dipercepat dari usulan partai-partai, karena kalau ini berlama-lama mereka juga yang rugi mereka karena anggota legislatifnya yang lama sudah berhenti, sedangkan pengganti belum ada,” ujar wakil rakyat tersebut.
Karena itu, kekosongan itu, menurutnya, akan merugikan parpol masing-masing.

     Berkaitan kekosongan pimpinan komisi setelah mundur anggota dewan itu, ia menyampaikan, akan segera diisi dan sekarang masih disusun terutama PAN sudah mengajukan. Menurutnya, Joncik Muhammad yang mengikuti Pilkada Kabupaten Empat Lawang adalah Ketua Komisi II DPRD Sumsel, sehingga harus diganti.
Enam anggota dewan yang mengundurkan diri tersebut adalah Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda yang maju sebagai calon wakil gubernur Sumsel, Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopran Marjani maju sebagai calon bupati Lahat, kemudian Ketua Komisi II DPRD Sumsel Joncik Muhammad maju sebagai calon bupati Empat Lawang.
Selanjutnya Sekretaris Komisi II DPRD Sumsel Arkoni maju dalam Pilkada Banyuasin, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Yulius Maulana maju pada Pilkada Empat Lawang, dan anggota DPRD Sumsel A Yani maju sebagai calon Bupati Muaraenim pada Pilkada Serentak 2018.
Pilkada Serentak 2018 diikuti sembilan kabupaten dan kota di Sumsel, ditambah pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel.(anjas)

Leave a Reply