DPRD Usulkan Beberapa Program Atasi Dampak Badai

     Bantul, jurnalsumatra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengusulkan beberapa program untuk dilakukan pemerintah setempat dalam mengatasi bencana akibat dampak badai Siklon Tropis Cempaka beberapa waktu lalu.
Anggota Komisi B DPRD Bantul, Jumat, mengatakan, setidaknya ada dua tahapan yang harus dilakukan pemda pascakejadian banjir, tanah longsor dan pohon tumbang akibat badai itu, yaitu tahap rescue atau penyelematan jiwa dan tahap recocery baik infrastruktur maupun ekonomi.
“Untuk tahap rescue, setelah dilakukan penyelamatan jiwa dibuka posko umum dengan layanan dasar dan jaminan pemberian logistik makanan, minuman, kesehatan bagi pengungsi atau warga terdampak,” katanya.
Kemudian, kata Setiya, pembersihan rumah korban, lingkungan, jalan, gedung layanan pendidikan, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), pasar dan lain-lain dari sampah dan lumpur akibat banjir genangan.
Setiya mengatakan, untuk tahap recovery infrastruktur yaitu jalan dan jembatan, sarana pendidikan, gedung sekolah, puskesmas, balai desa, kecamatan, saluran irigasi. Sedangkan recovery ekonomi yaitu pasar, pertanian, kolam ikan, peternakan.

     “Untuk itu diperlukan pendataan yang komprehensif dan juga objektif. Sehingga kebijakan dan penganggaran dapat tepat jumlah dan tepat sasaran,” kata Anggota DPRD Bantul asal Kecamatan Banguntapan ini.
Untuk semua kebutuhan tersebut, kata Anggota Badan Anggaran DPRD Bantul ini, Bupati dapat menggunakan dana tak terduga di tahun 2017, juga dilanjutkan dana tak terduga tahun 2018 pada tahap recovery nantinya.
“Yang pasti semua harus transparan dan akuntabel, meski penganggarannya tidak menggunakan mekanisme normal. Kami akan aktif melakukan pengawasan, agar tepat sasaran dan membawa manfaat untuk masyarakat Bantul,” katanya.
Data dari BPBD Bantul menyebut, hujan deras serta angin kencang akibat badai Cempaka pada Selasa (28/11) mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang di puluhan titik, kemudian banjir atau genangan air di hampir merata baik ruas jalan hingga pemukiman warga.
Dampak dari kejadian itu merusak jaringan listrik, fasilitas umum, menutup akses jalan, merusak jembatan, bangunan publik, kemudian tanah longsor menimpa rumah. Kejadian itu mengakibatkan ribuan warga Bantul mengungsi.(anjas)

Leave a Reply