Dua Terdakwa Kepemilikan Narkoba Dituntut Berbeda-Beda

    Denpasar, jurnalsumatra.com – Dua terdakwa yakni Rizki Aldino (26) dan Rahman Hudin (33) yang bersama-sama kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu dituntut hukuman berbeda-beda oleh jaksa penuntut umum karena peran dan pelanggaran mereka berbeda, saat sidang di pengadilan  negeri Denpasar, Bali.
Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Putra Atmaja di PN Denpasar, Rabu itu, Jaksa G.A Surya Yunita menuntut terdakwa Rizki Aldino enam tahun penjara dan terdakwa Rahman Hudin dituntut hukuman empat tahun penjara.
“Kami juga menuntut hukuman denda Rp800 juta, subsider tiga bulan kepada kedua terdakwa karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman sebanyak 0,46 gram,” kata jaksa.
Jaksa menilai perbuatan terdakwa telah melanggar Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika jo Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.
Hal yang memberatkan tuntutan jaksa karena perbuatan kedua terdakwa bertentangan dengan dengan program pemerintah yang gencar-gencarnya memerangi narkoba dan terdakwa Rizki Aldino pernah dihukum terkait perkara narkoba.
Mendengar tuntutan jaksa tersebut, kedua terdakwa didampingi penasehat hukumnya Dessy Purnani dari Pos Bantuan Hukum Peradi Bali menyatakan mengajukan pembelaan atau pledoi dalam sidang pekan depan. “Kami akan mengajukan pledoi pekan depan majelis hakim,” katanya.

     Perbuatan kedua terdakwa memiliki narkotika itu, bermula saat petugas mengetahui bahwa terdakwa Rizki Aldino sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu di Denpasar berkat informasi dari masyarakat.
Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan mendapati terdakwa Rizki Aldino membonceng terdakwa Rahman Hudin dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan Nomor Polisi DK-6571-DB, saat berada di Jalan Kartini, Denpasar, pada 3 Januari 2018, Pukul 14.00 Wita.
Saat petugas mendekati keduanya, terdakwa Rahman Hudin menjatuhkan gulungan tisu dan petugas meminta mengambil barang yang dijatuhkan tersebut dan setelah diperiksa, petugas mendapati satu klip sabu yang beratnya 0,46 gram.
Kepada petugas, terdakwa Rahman Hudin mengaku membeli barang haram itu dari seseorang bernama Gus De Evan (DPO) dengan cara menyerahkan uang kepada terdakwa Rizki Aldino yang selanjutnya uang itu ditransfer ke nomor rekening Gus De dengan harga Rp900 ribu.
Kepada petugas, keduanya mengaku membeli barang haram itu untuk digunakannya bersama Ahmad Suyud (terdakwa dalam berkas terpisah) di kos temannya itu di Jalan Gunung Andakasa, Denpasar, Bali.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × one =