Dua UPT Kemensos Raih Penghargaan Pelayanan Publik

     Banda Aceh, jurnalsumatra.com – Dua unit pelayanan teknis (UPT) di bawah  Kementerian Sosial meraih penghargaan Top 99 kompetisi inovasi pelayanan publik 2018.
“Masuknya pelayanan publik Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini Temanggung dan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Alyatama Jambi dalam Top 99 kompetisi inovasi pelayanan publik 2018 merupakan capaian yang sangat berharga,” ujar Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial Kanya Eka Santi dalam keterangan tertulis yang diterima di Banda Aceh, Senin.
Ia menjelaskan capaian tersebut menunjukkan bahwa kinerja UPT Kementerian Sosial semakin baik sehingga mampu bersaing dengan berbagai pelayanan yang diberikan oleh kementerian/lembaga lainnya.
“Capaian tersebut ditunjukkan dengan adanya pengakuan yang diberikan dari Kemenpan RB terhadap kinerja UPT Kementerian Sosial,” kata Kanya.
Penghargaan diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kepada Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini Temanggung sebagai TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018.
Salah satu program yang mendapat apresiasi tersebut adalah Sheltered Workshop (SW), yaitu program terobosan BBRSBG Kartini Temanggung berupa pemberian layanan di luar lembaga.

Sheltered Workshop (SW) Peduli merupakan salah satu upaya menciptakan wadah atau lembaga pendampingan, pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas intelektual (PDI) dalam masyarakat.
SW adalah rehabilitasi sosial berbasis komunitas yang mengedepankan peran dan partisipasi masyarakat serta pemangku kepentingan yang berada di masyarakat tempat PDI berada, ujar Kepala BBRSBG Kartini Temanggung Murhardjani.
Program PDI diarahkan untuk menciptakan kemandirian melalui berbagai bimbingan oleh kelompok swadaya masyarakat melalui sejumlah kegiatan yang bernilai ekonomis produktif agar mereka memiliki penghasilan.
Sementara itu, Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Alyatama Jambi merupakan lembaga yang memberikan pelayanan kesejahteraan sosial pada anak telantar.
Sejak 2007, PSAA Alyatama berinisitatif melakukan optimalisasi pelayanan berupa pelayanan anak asuh luar lembaga melalui pemberian bantuan sosial, penambahan gizi dan perlengkapan sekolah bagi anak telantar di sekitar lingkungan panti sosial.
Program pelayanan tersebut  pada 2012 menjadi Pelayanan Kesejahteraan Sosial Anak Berbasis Keluarga (Pesona Surga) dengan jangkauan yang lebih luas meliputi kabupaten di Provinsi Jambi.
Pesona Surga merupakan model pelayanan terhadap keluarga yang menghadapi kendala dalam pengasuhan anak, seperti keterbatasan dalam pembiayaan pemenuhan kebutuhan dasar dan pendidikan bagi anaknya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 5 =