Dugaan Pelanggaran Kampanye, Bawaslu Sumsel Panggil Gubernur

Palembang, jurnalsumatra.com – Gubernur Sumsel Alex Noerdin dipanggil Bawaslu Provinsi Sumsel terkait  laporan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukannya disela-sela acara sosialisasi Asian Games. Karena sedang berada di Jakarta, Kepala Biro Hukum Pemprov Ardani yang menghadiri panggilan Bawaslu.

Ardani hadir di Kantor Bawaslu Provinsi Sumsel pukul 10.00 WIB, Sabtu (19/5). Dalam pemeriksaan tersebut juga menghadirkan 2 saksi ahli yakni saksi bahasa dan saksi hukum.

Ardani mengatakan, Pak Gubernur dilaporkan terkait sosialisasi Asean Games. Sosialisasi itu memang yang harus dilaksanakan oleh pak Alex supaya atau masyarakat bisa lebih paham tentang ASEAN Game. ” Kita ini di Palembang, sosialisasi ini agar mereka paham dan memberikan support partisipasi dukungan terutama ikut menjaga kondusifitas daerah. Mungkin 50 tahun lagi belum tentu terulang lagi disini.  Jadi harus kita dukung, Gubernur diperintahkan Presiden untuk sosialisasi Asian Games,” katanya.

Ketika disinggung laporan kepada Pak Alex terkait mengkampanyekan salah satu Cagub yakni Dodi Reza Ardani menjelaskan,  laporan itu seperti. Tapi kan dalam kenyataan wartawan tahu tahu bahwa setiap saat sosialisasi sepengetahuannya tidak pernah mengkampanyekan.”Aku sering  ikut acaranya tidak pernah kudengar ajakan kampanye,” ucapnya.

Ardani mengungkapkan, sosialisasi Asian Gamea menurut arahan presiden tidak terbatas PNS. Barangkali banyak yang belum tahu itu misal dari tanggal berapa sampai tanggal berapa. Kapan atlet dari luar itu mulai masuk.

Ketika ditanya alasan Gubernur tidak menghadiri panggilan Bawaslu, Ardani menambahkan,  beliau sekarang sedang dinas di Jakarta dan baru pulang sore ini. “Saya disuruh kesini, sebagai Kepala Biro hukum mewakili Pak Gubernur,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Sumsel belum mau berkomentar banyak terkait dugaan pelanggaran kampanye yang diduga dilakukan oleh Gubernur Sumsel. “Hari ini kita hadirkan saksi ahli bahasa dan saksi ahli hukum. Tapi saksi ahli hukum tidak hadir,” katanya singkat. (Yanti)

Leave a Reply