Empat ASN “Nyaleg” Harus Mengundurkan Diri

     Bengkalis, jurnalsumatra.com – Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, harus mengundurkan diri dari jabatannya karena menjadi bakal calon legislatif pada Pemilu 2019.
“Empat pejabat Bengkalis yang ikut caleg 2019, tentu kalau masih aktif harus mengundurkan diri, karena sesuai persyaratanya seperti itu,”tegas Bupati Bengkalis Amril Mukminin di Bengkalis, Kamis.
Bupati mengaku tidak pernah menghambat langkah ASN yang ingin mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Bahkan  Amril telah mengingatkan kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) untuk tidak menghambat pejabat yang bersangkutan ikut pencalonan.

     “Informasi yang saya dapatkan surat pengunduran diri sudah sampai ke BKPP, kalau sudah sampai ke saya pasti diproses agar tidak menghambat persyaratan mereka,” katanya.
Bupati juga turut mendoakan ke empat ASN yang ikut caleg tersebut bisa terpilih sebagai anggota DPRD Bengkalis dan kemungkinan itu bisa saja terjadi.
“Kalau memang sudah yakin maju dan bisa mengammbil simpati dari masyarakat bisa saja ASN ini bisa terpilih menjadi wakil rakyat,” kata Amril Mukminin.
Empat ASN yang masih aktif ikut nyaleg Kepala Badan Penanggulangan Bencanan Daerah (BPBD) Jaafar Arief, Kadis Pertanian H. Arianto, Kabid Rehabilitasi Sosial Muklis dan Kabid Pemberdayaan Perempuan Hj Zahreni.(anjas)

Leave a Reply