Fauzan Ajak Masyarakat Berantas Covid-19

Lahat, jurnalsumatra.com – Untuk memutuskan mata rantai virus corona atau covid-19, yang mana Kabupaten Lahat telah memasuki Zona Merah membuat seluruh instansi terkait saling bahu membahu memberantas virus membahaya tersebut.

Tak terkecuali Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol-PP) dan Damkar Kabupaten Lahat dibawa Komando Fauzan Choiri Denin AP MM menjadi garda terdepan demi memberikan rasa aman, nyaman, dan damai, masyarakat di Bumi Seganti Setungguan.

Seperti yang dilakukan pada Senin (14/09/2020), tim gabung antara Sat Pol-PP dan Damkar Kabupaten Lahat, Polres Lahat, Kodim 0405 Lahat, dan Forkopimda bersatu dan mulai menyisir sejumlah titik dalam Kecamatan Kota Lahat yang dianggap rawan dari penyebaran Covid 19.

Itu semua bertujuan untuk memperketat pengawasan mengingat hasil temuan dilapangan Prokes mulai terabaikan, sehingga, menjadi sasaran tembak utama bagi Tim Gabungan ini, melakukan penangkapan terhadap ratusan warga Lahat yang tidak mentaati aturan Protokol Kesehatan.

“Kami bersama tim lainnya, seluruh pusat keramaian dan kerumunan akan ditempat kan petugas PAM agar mengawasi kepatuhan warga terhadap Prokes. semua ini, bertujuan demi memberikan rasa aman, nyaman, dan damai, serta mematuhi anjuran Pemerintah sesuai dengan Protokol Kesehatan,” ungkap Bupati Lahat Cik Ujang SH selaku Ketua Tim Gugas Lahat melalui Kasat Pol-PP dan Damkar Lahat Fauzan Choiri Denin AP MM, pada Senin (14/09/2020).

Alhasil dari penyisiran Tim Gabungan dengan aparat TNI dan Polri dijelaskan Fauzan, sedikitnya ada 415 orang warga Lahat yang tidak memakai masker diamankan. Karena, saat ini Pemkab Lahat bersama Tripika sedang berjuang keras dari status Zona Merah, untuk itu dibutuhkan dukungan semua pihak agar masyarakat terhindar dari ancaman virus corona atau covid-19.

Untuk person tidak memakai masker ada 415 orang dari empat titik lokasi. Sehingga, diberikan sanksi tindakan sosial mulai teguran secara lisan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, ucapan Pancasila, melalui rekaman, dan memakaikan masker. Sedangkan, untuk pelaku usaha didapati ada 85 tempat yang tidak melengkapi tempat cuci tangan.

“Nah, untuk Selasa (15/09/2020) besok Tim Gabungan akan menyisir atau razia disemua Instansi dilingkungan Pemda Lahat terkait kepatuhan terhadap Prokes seperti alat pencuci tangan dan Hand Sanitidzer,” pesan Fauzan dengan tegas.

Untuk penyisiran diperkantoran sendiri, diakuinya, tidak lain untuk melakukan pengawasan diseluruh dinas dan pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Lahat dan Sekda Kabupaten Lahat, sehingga, giat tersebut tidak menyalahi aturan karena jelas untuk penegakan Prokes serta bertujuan Positif.

“Maka dari itu, kami menghimbau kepada pimpinan instansi yang ada agar tidak terkejut jika ditemukan pelanggaran dan bersangkutan diberikan sanksi. Besok kita akan menyisir semua perkantoran dilanjutkan kepasar PTM, Jl Mayor Ruslan, Simpang Empat Pasar Lematang, dan dititik titik tertentu,” tanbahnya.

Selain itu, diungkapkannya, Selasa besok sanksi akan ditinkatkan yakni, membuat surat secara tertulis terhadap yang kedapatan masih melanggar dan tidak mentaati protokol kesehatan. dan direncanakan sanksi pembersihan atau fisik diberikan kantong asoy agar dapat dipenuhi.

“Sanksi tegas fisik dengan memenuhi kantong asoy agar dapat kesan tersendiri. Termasuk, penyisiran akan kita lanjutkan pada malam Sabtu dan Minggu razia akan kita gelar,” terangnya.

Terakhir, Kasat Pol-PP dan Damkar Kabupaten Lahat Fauzan Choiri Denin AP MM menghimbau kepada seluruh masyarakat ayo bergandeng tangan bersama untuk membrantas penuluran virus corona atau covid-19 yang menyerang Kabupaten Lahat.

“Untuk itu, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Lahat tanpa terkecuali agar dapat bersama sama bergandeng tangan dan saling bahu membahu untuk dapat memutuskan mata rantai covid-19, karena, ini tidak bisa kami saja dan rekan rekan media harus didukung oleh masyarakat yang ada,” himbau Fauzan.

Direktur RSUD Lahat dr Erlinda melalui humas sekaligus Jubur II Covid-19 Fery Agustian,Skes mengatakan, saat ini masyarakat sudah sangat resah akan maraknya kabar tentang virus Covid-19 yang kian meningkat karenanya guna membantu memutus mata rantai penyebaran virus Corona maka diharap selain tetap mematuhi Prokes dan memakai masker warga juga janga resah agar imun tubuh tidak Drop.

“Virus Corona sebenarnya tidak berbahaya seperti Flu Burung dan deman Berdarah namun penyebarannya yang sangat cepat inilah yang menyebabkan Covid-19 berbahaya. Karenanya rajin mencuci tangan dan tidak berkerumun jika tidak penting harus dilakukan sebagai upaya antisipasin,”ujarnya.

Selain itu, jika kondisi memungkinkan untuk melakukan Swab Test maka akan sangat baik dan warga pun tidak perlu takut karena rasa sakit seperti yang beredar sangat tidak benar.  Begitu juga dengan menerima hasil Swab test warga jangan takut karena bisa diobati dengan isolasi mandiri dari pada rasa takut dan cemas dalam diri yang berpotensi menurunkan imunitas tubuh. (Din)