Fitri Menampung Aspirasi Pedagang Sempatkan Minum Jamu

Palembang, jurnalsumatra.com – Menelusuri pasar simpang Kayu Agung kecamatan Plaju, Calon Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda memanfaatkan kebersamaan dirinya untuk selalu menerima aspirasi pedagang yang memiliki keluhan.

Dari pangkal pasar tersebut, secara perlahan-lahan ia mengunjungi pedagang. Satu-persatu kios dan lapak ia kunjungi dan berfoto bersama serta memberikan penjelasan agar berpartisipasi dalam pemilihan kepala Daerah yang akan di selenggarakan pada tanggal 27 Juni 2018 ini.

Hal ini dibenarkan salah satu penjual ikan Ibu Rohma (45)  bahwa Ibu Fitri tadi menjelaskan agar kami harus berpartisipasi agar memberikan hak suara dalam pilkada bulan juni nanti.

“Dalam kesempatan tersebut saya memanfaatkan untuk menyampaikan jalan rusak dipemukiman saya tinggal di Plaju ulu dan pasar becek ini jugo harus diperbaiki jugo.

Itulah harapan kami, kepada ibu agar bisa ditolong mumpung ibu kesini agar biso dibantu. Kami juga sangat senang sekali atas kunjungan dari beliau, karena selama menjabat beliau selalu berkunjung ke pasar dan membantu saudara-saudara kita yang sedang sakit,”jelasnya rabu (14/3) saat dikujungi ibu Fitri.

Masih ditempat yang sama, Silawati (50)  penjual ayam di pasar becek menambahkan saya mohon kami pedagang pasar kecil ini mohon dibantula. Cak bantuan modal, kalu calon yang laen ne banyak lah betanyo be dak katek tindakan.

” Sudah berapo kali di Plaju ne Pak Harnojoyo solat subuh dan kepasar ini. Alhamdulilah banyak nian keluhan kami dicatat dan ditindak lanjuti, maka dari itu saya secara pribadi untuk memilih paslon Harno-Fitri no.1,”jelasnya.

Ditambahkan, Maria (57) penjual sayur secara langsung berpeluk kesah kepada Ibu Fitri bahwa anaknya sakit hidrostepalus.

“Saya minta bantuan agar dibuatkan untuk dibuatkan kartu indonesia Sehat (KIS) untuk menolong akan saya. Saya bersyukur tadi langsung dicatat oleh petugas nama dan nomot telepon saya,”harapnya.

Ditempat yang berbeda tokoh masyarakat, Bpk.Kgs H.A.Karim jl.KH.Azhari no.1120 rt 27 kel.13 Ulu depan pesantren Ar riyad ia kembali menerima asprisi yang kompleks dari masyarakat.

Disampaikan Ibu Aisayah (45), kelurahan 13 ulu bahwa kami sangat mendukung sekali progaram Pemerintah seperti gotong-royong yang dilakukan setiap pekan. Namu kami juga mengakui kesalahan yang ada dilingkungan.

“Ada beberapa gelintir masyarakat yang belum sadar akan hidup bersih. Maka dari itu kami sampaikan secara langsung kepada Ibu Fitri dan Pak harnojoyo agar disediakan kota sampah besar, yo agar wong yang belum tau ini idak lagi buang sampah,”ujarnya penuh harapan.

Dilain hal, saat melintas Fitri juga bertemu dengan tukang jamu Embak Sri Hartati. Dicuaca yang panas, Sri (45) mengatakan jika ibu Fitri tadi minum jamu pelangsing dan jamu pereda batuk.

Kami tadi berdiskusi, sambil minum jamu ia mengatakan untuk pedagang kecil ada pinjaman modal tanpa anggunan. Dimana pinjaman tersebut diperoleh dengan didata dari kelurahan.

“Ya kapan lagi Mas, bisa menyampaikan secara langsung pendapat kepadanya. Saya tau dengan ibu Fitri dimana-mana tempat ia sudah kunjungi bersama pak Harnojoyo. Untuk apa memilih pemimpin yang baru jika yang lama sudah terbukti dan pro kepada masyarakat kecil,”tutupnya.(rel/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven + 12 =