Forkopimda-Tokoh Agama Manado Kecam Keras Bom Surabaya

     Manado, jurnalsumatra.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dan tokoh agama serta pemuda lintas agama mengecam aksi serangan bom di Surabaya.
“Kita semua mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Surabaya dan daerah lain di Indonesia, karena merupakan aksi teroris yang tidak boleh ada di bumi Indonesia,” kata Wali Kota Manado Vicky Lumentut di halaman Gereja Sentrum Manado, Selasa.
Lumentut mengajak seluruh elemen masysarakat Manado menolak terorisme dari nusantara termasuk Manado karena tidak cocok dengan paham dan kebiasaan masyarakat kita.
Dia mengajak masyarakay menjadikan Indonesia dan Manado sebagai daerah yang damai dan aman bagi semua orang supaya bisa beribadah dan beraktivitas dengan nyaman.

Lumentut mengatakan dengan predikat Kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia, masyaraka harus menunjukan dengan bergerak melawan terorisme radikalisme.
“Bukan hanya sebutan semata kota paling toleran, tetapi itu adalah menjadi tekad bersama mewujudkan Kota Manado sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan harus dipertahankan,” katanya.
Selain itu Lumentut atas nama Forkopimda, tokoh agama dan seluruh masyarakat Manado, menyatakan solidaritas untuk saudara-saudara korban keganasan teroris di Surabaya dan di Indonesia.
Dia mengajak seluruh warga Manado untuk tetap waspada dan tidak lengah, supaya tidak ada yang memanfaatkan untuk memasukan paham-paham tidak baik serta menjaga lingkungan sendiri supaya tetap aman.(anjas)

Leave a Reply