FRI: Birokrasi Menghambat Perkembangan Perusahaan Rintisan

   Jakarta, jurnalsumatra.com – Wakil Ketua Forum Rektor Indonesia Asep Saefuddin mengatakan birokrasi masih menjadi kendala utama perkembangan perusahaan rintisan atau “startup” di Tanah Air.
“Tantangan utama perusahaan rintisan di Tanah Air masih soal birokasi yang ribet. Begitu ada ide, ditanya dulu, laporannya bagaimana, dan sebagainya,” ujar Asep di Jakarta, Rabu.
Padahal, katanya, bagi perusahaan rintisan begitu ada ide maka seharusnya langsung ke tahapan investasi. “Tidak mudah untuk mengubah pola pikir di Tanah Air,” katanya.
Selain itu menyangkut permasalahan dukungan pendanaan. Apalagi, kata Asep, perusahaan perbankan masih menerapkan pola lama yang tidak mudah bagi perusahaan rintisan.
“Seharusnya bank memberikan kemudahan terutama bagi perusahaan rintisan yang saat ini sedang berkembang,” kata Rektor Universitas Al Azhar Indonesia itu.

    Dia mengatakan tantangan lain adalah pola pikir. Lulusan perguruan tinggi harus menjadi penggerak dan tidak lagi menjadi pengikut. Apalagi kehidupan digital telah masuk ke setiap lini kehidupan, baik sosial, ekonomi, politik, dan pendidikan.
“Jangan sampai kita malah menjadi konsumen utama di era digital ini. Di sinilah para sivitas akademika harus terbuka dengan perubahan zaman. Kita harus siap dengan paradigma baru di era disrupsi,” kata dia.
Untuk itu perlu adanya upaya sistemik yang dimulai dari kurikulum perkuliahan sehingga begitu lulus, maka para mahasiswa memiliki perusahaan rintisannya sendiri, katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + 16 =