Front Biru Datangi Kantor Kejari Banyuasin

BANYUASIN, SUMSEL, Jurnalsumatra.com – Puluhan masyarakat yang mengatas namakan Massa Front Aktivis Biru (Front Biru) mendatangi Kantor Kejari Banyuasin  meminta Kejari Banyuasin untuk memeriksa Bupati Banyuasin  Supriono  terkait bantuan ternak sapi yang diberikan perusahaan kepada masyarakat Desa Muara Sugi Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin, Kamis (12/4/2018).

Kordinator aksi Haryadi (Duk) dan kordinator lapangan Dapit Satria dalam orasinya mengatakan, bantuan CSR berupa 1 unit kandang sapi dan sapi 9 ekor yang telah dicek kesehatannya oleh perusahaan sebelum diberikan kepada masyarakat Desa Muara Sugi Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin, pemberian 1 unit kandang sapi diduga didirikan bukan di area milik Masyarakat Desa melainkan di area tanah/kebun milik Bupati.

“Berdasarkan investigasi kami dilapangan bahwa sapi yang jumlahnya 9 ekor berkurang satu ekor dikarenakan mati kemudian sapi tersebut diduga di relokasikan di kebun milik bupati banyuasin di Desa Muara Cugi Kec Tanjung Lago Kab Banyuasin seharusnya dana CSR tersebut direlokasikan kepada masyarakat setempat bukan untuk kepala daerah / bupati,”jelasnya.

Menanggapi tuntutan massa Front Biru tersebut Kajari Banyuasin LA Kamis melalui Kasi Pidum A Kurniawan akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

Bupati Banyuasin SA Supriono melalui Kadis Kominfo Banyuasin Erwin Ibrahim pada Rilis, Kamis (12/4/2018) memberikan klarifikasi atas tuntutan *Front Activi’s Biru ( From Biru )*  sebagai berikut  :  Bantuan CSR berupa 1 (satu) unit bangunan fasilitas kandang sapi dan ternak sapi sebanyak 9 (sembilan) ekor dari SKK-Migas/PT. Medco tersebut dibangun di atas tanah milik Pemkab Banyuasin seluas 45.160 M2 yg tercatat pada  Simda Barang Disnakertrans Kabupaten Banyuasin, pengadaan tahun 2007, peruntukannya untuk Balai Latihan Kerja (BLK).

Bantuan fasilitas kandang sapi dan ternak sapi CSR tersebut diterima oleh Bpk. Ir. S.A. Supriono, MM selaku Bupati Banyuasin mewakili Pemkab  Banyuasin dari Lembaga/Perusahaan Pemberi bantuan CSR, dan selanjutnya bantuan tersebut  diserahkan oleh Bupati Banyuasin kepada Kelompok Tani Karya Tani desa Muara Sugih Kecamatan Tanjung Lago dan diterima oleh sdr Asnawi selaku Ketua Kelompok Tani Karya Tani untuk dipelihara dan dikembangbiakkan lebih lanjut guna kemaslahatan seluruh anggota kelompok tani dan masyarakat desa Muara Sugih,

“Jadi tidak ada sapi bantuan tersebut ditarik dan diletakkan ke tanah pribadi pak bupati Supriono,”tegas Erwin sambil menandaskan, ini fitnah dan pencemaran nama baik pak Supriono selaku Bupati Banyuasin.(BIO/LUBIS)

Leave a Reply