Gaji Pasukan Biru dan Sopir Belum Dibayar

LAHAT , JURNAL SUMATRA— Sungguh miris sekali, ternyata pihak Pemerintah Daerah (Pemda) II Kabupaten Lahat sampai sekarang belum membayaran honor atau gaji pasukan biru, termasuk sopir pengangkut sampah mengalami penundaan pada Januari 2018.

Namun, pihak Pemda Lahat berdalih belum direalisasikan gaji merekan, dikarenakan keuangan belum ada yang ditransfer ke rekening instansi tersebut. Salah satu pasukan biru yang minta namanya dirahasiakan membenarkan, bahwasanya hingga detik ini, honor setiap bulan yang mereka terima, belum juga dicairkan.

“Kami nak makan dan biaya anak sekolah ding, makmani tini, gaji lah kecik tapi belum dicairkah pule,” sahutnya, disela-sela acara Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN), di Plaza Tepian Sungai Lematang, Selasa, (6/3).

Dirinya berharap, kepada Dinas Lingkungan Hidup, agar sekiranya dapat merealisasikannya dalam waktu dekat ini.
“Kami tentunya meminta kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat, dalam membayarkan gaji petugas biru,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Lahat, Marwan Mansyur SH MM melalui Kepala Dinas Lingkungan (DLH), Ir H Misri MT membenarkan, memang pembayaran gaji 2008 petugas biru termasuk sopir armada angkutan sampah, belum dibayarkan.

“Oleh sebab itu, dalam waktu dekat ini, semuanya akan segera direalisasikan, mengingat besaran yang mereka terima bervariasi. Selain itu, gaji ataupun honor yang ada adalah hak mutlak mereka,” janji Marwan, kemarin.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pengelolan Sampah, Samrin mengemukakan, pada tahun sebelumnya, honor tukang sapu semula Rp 906.000, kini naik menjadi Rp 1.000.000. “Sedangkan, sopir armada semula Rp 1.100.000, naik Rp 1.200.000, hanya saja, pembayarannya tertunda, Insya Allah, akan dibayarkan,”imbuhnya. (Din)

 

Leave a Reply