Ganda Campuran Pupus Harapan Di Hong Kong

     Jakarta,jurnalsumatra.com – Nomor ganda campuran Indonesia harus menerima kenyataan memupuskan harapannya di turnamen Hong Kong Terbuka 2017 selepas dua pasangan, Alfian Eko Prasetya/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti.
Berdasarkan laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dipantau di Jakarta, Kamis, kedua pasangan itu tak mampu mengatasi lawan-lawannya di putaran dua turnamen level Super Series yang dilangsungkan di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Hong Kong.
Sementara Alfian/Melati harus mengakui kekalahan dari wakil Singapura Hee Yong Kai Terry/Tan Wei Han 13-21, 15-21, Hafiz/Gloria harus mengakui kebolehan pasangan unggulan lima China Zheng Siwei/Huang Yaqiong 21-14, 9-21, 21-23.
Alfian/Melati mengaku tak bisa keluar dari tekanan lawan sejak awal pertandingan. Meski sudah mencoba merubah permainan, keduanya masih tak bisa mengatasi lawan dan justru banyak melakukan kesalahan sendiri.
“Pertama kami kalah dari servisnya, banyak mati sendiri. Nggak ada beban sebenarnya walau mereka berperingkat lebih tinggi, tapi kaya nggak bisa keluar,” kata Alfian dalam keterangan PP PBSI.
Mengomentari penampilan lawan, Alfian/Melati mengatakan mereka kalah cepat dari Hee/Tan. Masalah non teknis pun dikatakan Alfian/Melati menjadi kendalanya kali ini.
“Mereka mainnya cepat. Cowoknya juga lumayan kuat. Tapi yang paling kerasa karena kalah cepat aja. Kebanyakan masalah non teknisnya. Nggak tahu kenapa nggak bisa keluar dari tekanan,” kata Melati.
Sementara itu, Hafiz/Gloria yang sempat membuka peluang dengan kemenangannya di gim pertama, menyebut terjegalnya mereka di dua gim berikutnya oleh Zheng/Huang karena faktor lainnya.
“Kami sudah berusaha yakin dengan diri sendiri dan partner, tapi faktor keberuntungan aja yang kurang. Kami sudah usaha maksimal, tapi kadang masih kecolongan. Kalah pengalaman juga,” ujar Hafiz.
Gagal menyelesaikan misi keduanya di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Hong Kong, Hafiz/Gloria pun mengevaluasi penampilannya.
“Kami harus lebih konsisten dan tahan dengan pola kami. Kalau sudah enak dengan pola tertentu, kami harus bisa untuk mempertahankan itu. Karena kalau berubah, satu kali kalah poin, bisa jadi beruntun,” kata Hafiz lagi.
Di sisi lain, Zheng/Huang memuji penampilan Hafiz/Gloria. Meski berhasil menang, keduanya tak menampik bahwa Hafiz/Gloria cukup menyulitkan mereka di lapangan.
“Kami banyak menyerang dengan pukulan keras dan pasangan Indonesia bisa mengembalikan dengan baik. Lalu kami mencoba untuk memperlambat tempo. Hafiz bergerak sangat cepat dan Gloria sangat tinggi, dia memberi kami banyak tekanan di net,” kata Zheng.(anjas)

Leave a Reply