Gara-Gara Hutang Bogem Mentah Mendarat Dikepala


Muba, jurnalsumatra.com – Hati hati bertidak saat menagih hutang, jangan gegabah karena bisa berakibat  fatal, nagi hutang tidak berhasil diri masuk penjara. 

Seperti dialami Bustomi (45) petani asal dusun V desa Sukamaju, Kecamatan Babat Supat Musi Banyuasin (Muba). Lantaran korban tak mau membayar hutang kepada kakaknya saat ditagi, lalu Bustomi 

mendaratkan bogem mentah ke kepala korban.

Kejadian berawal Selasa (19/3/2019 sekira pukul 10.00 Wib. Saat dua orang kakak beradik ini mengunjungi rumah Sundari orang tua angkatnya didusun II Desa Letang Kecamatan Babat Supat Muba.

Sementara didalam rumah tersebut sang kakak menagih utang kepada Eko Warsito (43) petani rantauan asal. Kemudian dijawab oleh EKO bahwa dirinya tidak memiliki uang dan belum bisa membayar utang tersebut.

Nah, mendengar Eko mengelak dan tidak mau membayar utang kepada kakaknya lalu sang adik (pelaku) geram dan langsung berdiri lalu memukul kepala pada bagian pelipis mata sebelah kiri Eko Warsito dengan menggunakan tangan kanan sebanyak dua kali. Setelah melakukan pemukulan Bustomi   langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Sehingga akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka memar dan lebam pada bagian pelipis mata sebelah kiri, hingga korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Babat Supat.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE.MM melalui Kapolsek Babat Supat IPTU Marzuki ,S.Sos menerangkan; bahwa Rabu (15/5/2019) sekira pukul 14.50 wib dia mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku Bustomi sedang berada dikediamannya, mendapatkan info tersebut Kapolsek Babat Supat langsung memerintahkan kanit reskrim IPDA Sunardi dan anggota untuk melakukan penangkapan.

“Alhamdulillah pelaku an. BUSTOMI (45) berhasil diamankan dirumahnya tanpa perlawanan, saat ini pelaku dan Barang Bukti 1 (satu) Lembar VISUM ET REPERTUM milik korban kita amankan di Polsek Babat Supat guna proses hukum lebih lanjut, Dan untuk pelaku akan kita terapkan pasal 351 butir (1) KUHPidana dengan ancaman kurungan 2 tahun.” Terang Kapolsek saat dikonfirmasi. (Rafik elyas)