Garudafood Sehati Bangun Kampung Wirausaha Komunitas Perempuan

      Jakarta, jurnalsumatra.com  – Program “Kampung Wirausaha Chocolatos” dibangun oleh Garudafood Sehati untuk menumbuhkan karakter kewirausahaan bagi komunitas perempuan di tiga daerah, yakni Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Tangerang Selatan.
“Progam itu dilaksanakan mulai Maret 2018 dengan melibatkan puluhan komunitas ibu-ibu,” kata Head of Corporate Communication Garudafood Dian Astriana di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan, dalam program itu, selain membantu dalam pengelolaan sisi finansial, pihaknya juga mengharapkan dapat sedikit
demi sedikit menumbuhkan karakter kewirausahaan, seperti kreativitas, kemandirian, strategi pemasaran, penghitungan faktor risiko hingga membuat laporan keuangan kepada peserta.
Program itu bertujuan untuk membantu menemukenali potensi yang ada dalam masyarakat, menjalin relasi dengan komunitas, membuka peluang usaha, menanamkan semangat kewirausahaan serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih produktif.
“Tentunya kami mengharapkan program ini dapat memberikan dampak yang positif bagi ibu-ibu semua yang ikut dalam program Kampung Wirausaha itu,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa puluhan komunitas ibu-ibu yang tergabung dalam program “Kampung Wirausaha Chocolatos” itu pada Senin (17/9) menghadiri acara apresiasi bagi mitra binaan Garudafood Sehati di Tangerang Selatan, Banten.
Acara yang juga dihadiri Ketua Yayasan Bunga Melati, Bambang Budi Susetyo itu merupakan bentuk penghargaan Garudafood Sehati atas prestasi komunitas yang telah mengikuti program selama enam bulan, sejak Maret 2018 hingga saat ini.
Kriteria penilaian program itu meliputi strategi pemasaran produk, kekompakan kelompok serta kelengkapan laporan keuangan.
Selain  memberikan modal awal, katanya, perusahaan itu juga memberikan berbagai macam pelatihan seperti pelatihan dasar-dasar pemasaran, pengenalan produk hingga penulisan laporan keuangan sederhana.
Selama kompetisi, Garudafood Sehati juga mengadakan dikskusi kelompok terarah (focus group discussion/FGD) sebagai sarana untuk berbagi pengalaman dan tips yang dapat digunakan oleh peserta.
Dian Astriana menambahkan program itu merupakan salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)  yang fokus pada pilar pemberdayaan masyarakat.
Salah satu peserta pelatihan “Kampung Wirausaha Chocolatos”, Nita mengaku mendapatkan ilmu dan pengalaman yang sangat membantu dirinya menekuni wirausaha.
“Kami dapat belajar hal baru, dan juga mendapatkan tambahan penghasilan bulanan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Selain itu, juga dibekali ilmu pemasaran dalam menjual produk sehingga kami semakin termotivasi untuk dapat menjadi wirausaha,” kata Nita. (anjas)

Leave a Reply