Gegana Amankan Dua Benda Diduga Peluru Lontar

     Palembang, jurnalsumatra.com – Tim Gegana Brimob Polda Sumatera Selatan mengamankan dua buah benda yang diduga peluru lontar menyasar ke permukiman warga di kawasan Sei Lais, Kalidoni, Palembang pada Senin (4/12) malam.
“Atas laporan warga ini kami mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terkait benda ini,” ujar Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang  Iptu Arlan Hidayat dijumpai di lokasi, Selasa.
Menurut dia setelah diamati benda tersebut terlihat menyerupai peluru senjata lontar yang biasa digunakan untuk menembakkan gas air mata.
“Benda ini bisa dibilang nonpabrikan dan sementara kami simpulkan tidak berbahaya,” ujar dia.
Ia menjelaskan tidak hanya sebagai senjata, peluru lontar juga berfungsi sebagai sandi atau alat komunikasi. Peluru lontar sendiri menurut dia biasanya mampu  menjangkau jarak hingga 150 meter.
“Benda tersebut jatuh menembus atap seng kami, waktu diangkat keluar asap dan baunya angit,” ujar Rogaya, pemilik rumah bernomor 59 di lorong Pantai Kalidoni Palembang.

     Dia menjelaskan, salah satu dari dua benda tersebut pertama kali jatuh di atas atap seng rumahnya pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB ketika ia tengah asyik menonton televisi.
Didorong rasa khawatir, Rogaya pun mengambil sapu dan menggiring benda tersebut ke lubang pembuangan di ujung rumahnya.
Pagi harinya ia mendengar salah satu tetangga yang tak jauh dari rumahnya, Ertina, juga menemukan benda yang sama. Rogaya pun langsung memeriksa benda yang ia buang semalam.  Benda itu kemudian ia serahkan kepada ketua RT setempat untuk dilaporkan pada pihak yang berwajib.
Ketua RT setempat berinisiatif melaporkan kedua benda tersebut. Setelah kedua benda dikumpulkan, polisi kemudian mengamankannya dalam tong di tanah lapang permukiman tersebut hingga Tim Gegana Brimob Polda datang.
Saat tim gegana datang benda yang diduga peluru lontar tersebut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × two =