Golkar Khawatir Covid-19 Turunkan Partisipasi Pemilih

Palembang, jurnalsumatra.com – Ketua Harian DPD Partai Golkar Sumsel Anita Noeringhati menyatakan kekhawatirannya, terkait pelaksanaan pilkada serentak, 9 Desember mendatang. Menurutnya, partisipasi pemilih di pesta demokrasi lima tahunan tersebut, terancam menurun akibat bertepatan dengan masa pandemi Covid-19.

“Saya khawatir partisipasi pemilih tidak akan terlalu besar, karena adanya virus Covid-19 ini,” ungkapnya saat diwawancarai wartawan, Senin (22/6/2020).

Menurutnya, penyelenggara pemilu harus memiliki strategi khusus untuk menjaga keinginan masyarakat menggunakan hak pilihnya.

“Pemilu ini kan sistemnya Luber (langsung, umum bebas dan rahasia), jadi harus ada strategi yang baik dari penyelenggara pemilu,” ujarnya.

Dalam pilkada serentak ini, Anita mengaku Partai Golkar belum mengeluarkan bakal calon kepala daerah yang akan diusung, karena masih berproses di DPP.

“Saat ini, prosesnya DPP melakukan survei para bakal calon kepala daerah. Sebelumnya kita juga sudah mengajukan sejumlah nama bakal calon kepala daerah ke DPP Golkar. Nantinya, nama-nama tersebut akan diplenokan dan itu dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Sumsel, dan apa yang disampaikan oleh ketua DPD akan menjadi pertimbangan tekhnis maupun non tekhnis bagi DPP untuk menentukan calon yang diusung,” beber Anita.

Dalam kesempatan itu, Anita juga berpesan kepada bakal calon kepala daerah yang nantinya diusung oleh Golkar, untuk tidak melupakan kesepakatan politik, yang diantaranya harus merealisasikan visi misinya, dan bekerja sesuai tugas dan fungsinya sebagai kepala daerah.

“Begitu komitmen dengan Golkar, kesepakatan itu harus dijalankan,” katanya.(udy)