GOR Banyuasin Terbengkalai


Banyuasin, jurnalsumatra.com – Pembangunan GOR Kabupaten Banyuasin yang menelan dana Rp 14,8 Miliar dari APBD Provonsi  2014 terbengkalai. Padahal pembangunan GOR ini sudah lima tahun.

Menanggapi pambangunan GOR yang terbengkalai,  Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Banyuasin, Merki Bakri menjelaskan,  Pemkab Banyuasin akan berupaya mencari anggaran untuk melanjutkan pembangunan GOR yang pernah dibangun sejak tahun 2014 lalu ini.

“Kata bupati, GOR itu akan dibantu PT BA untuk melanjutkan pembangunannya melalui dana CSR sebesar Rp 60 Miliar, jadi kita menunggu dana itu,” kata dia.

Pembangunan GOR ini,tegas Merki akan diproyeksikan 2020 akan datang. Sebab pembangunan GOR merupakan salah satu prioritas dan ditargetkan selesai dalam waktu yang singkat.

“Pemkab juga akan berjuang mencari anggaran ke Pemerintah Pusat dan Provinsi, karena selama ini terkendala Asian Games. Jadi anggaran banyak tersedot dikegiatan itu, tapi kita sudah dibantu GOR Mini, untuk GOR besarnya mohon bersabar,” jelasnya.

Murdiono (32), warga Banyuasin, menyebut, bangunan GOR dinilai hanya menghabiskan uang rakyat.

“Uang miliaran itu bukan sedikit, coba lihat wujud bangunan itu, sudah banyak uang rakyat disana tapi malah bangunan itu dijadikan tempat maksiat,”katanya.

Coba pikir, kata dia uang Miliaran itu jika dialokasikan ke beasiswa bagi anak-anak kurang mampu untuk kuliah, sudah berapa sarjana yang lahir akan menjadi aset daerah ini,”tandasnya. (BIO/BIS)