Gubernur Mohon Maaf Kepada Para Wartawan Sumsel

Palembang, jurnalsumatra.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru memohon maaf kepada para wartawan terkait arogansi pengawal pribadi  terhadap salah satu jurnalis dari detikcom, Raja Adil Siregar.
“Secara pribadi saya memohon maaf, tetapi ini akan menjadi koreksi, kedepan saya meminta silahturahim kita tetap berjalan, karena modal membangun ini adalah bersatu,” kata Gubernur saat duduk bersama para wartawan, di Palembang, Selasa.
Dia mengatakan,  wartawan atau jurnalis sangat berperan kepada dirinya, terutama dalam proses politiknya.
“Paling pantas disampaikan terima kasih , kejadian yang terjadi sangat menyentuh secara personal dan salah satu yang berperan dalam proses politik adalah wartawan,”ujarnya.
Dia mengatakan, dirinya menjadi Gubernur yang telah memberitakan yang baik baik sehingga saya dilihat oleh masyarakat.
“Jadi masalah kejadian tersebut sangat  disesalkan tentang kejadian itu,” katanya.

    Dia mengatakan, jujur saja dirinya marah terhadap bawahan atas kejadian tersebut.
Ketua PWI Sumsel, Oktaf Riady mengatakan, kejadian serupa tidak boleh terulang kembali karena tugas jurnalistik menyampaikan informasi.
Oleh karena itu pihaknya minta kepada Gubernur agar mengevaluasi permasalahan tersebut.
Ketua IJTI Sumsel, Septiansyah berharap kedepan lebih baik dan Gubernur mengakui oknum pengawal pribadi tersebut.
Hal tersebut harus dicontoh  masyarakat dengan duduk bersama jurnalis.
Sementara itu, Wartawan DetikCom, Raja Adil Siregar  mengharapkan kejadian ini menjadi pelajaran, kedepan tidak terulang lagi.
Memang, lanjut dia, Gubernur berjanji kejadian tersebut tidak terulang kembali atas kejadian tersebut.
Hal yang sama dikatakan Ketua AJI Palembang, Ibrahim Arsyad berharap kedepan harus melihat dan berdasarkan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 bahwa wartawan mencari informasi.
Hal ini tugas wartawan menyampaikan informasi kepada masyarakat.(anjas)

Leave a Reply