Gubernur Sulut: Masyarakat Berperan Tumbuhkan Sektor Pendidikan

    Manado, jurnalsumatra.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengatakan masyarakat ikut berperan menumbuhkan sektor pendidikan di provinsi ujung utara Pulau Sulawesi itu.
“Beberapa indikator bidang pendidikan menunjukkan kecenderungan positif,” kata Gubernur Olly di Manado, Senin.
Angka Partisipasi Kasar (APK) SD sebesar 106,09 persen, SMP 106.93 persen dan SMA 88,22 persen, Angka Partisipasi Murni (APM) SD 89,93 persen, SMP 76,19 persen dan SMA 61,97 persen, ujarnya.
Selanjutnya, Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 7-12 tahun sebesar 98,12 persen usia 13-15 tahun sebesar 88,50 persen dan usia 16-18 tahun sebesar 68,52 persen, sementara angka putus sekolah untuk tingkat SD sebesar 0,13 persen, SMP 0,37 persen, SMA 0,08 persen dan SMK 0,40 persen.
Begitupun dengan Angka Melek Huruf (AMH) sebesar 99,63 atau mampu menekan angka buta huruf hingga titik 0,37 persen dengan kontribusi rata-rata bersekolah mencapai 9,09 tahun.
Sedangkan, tingkat kelulusan untuk SD mencapai 100 persen, SMP 99,99 persen, SMA 99.97 persen dan SMK 99,96 persen.

“Angka-angka tersebut menjadi cerminan keberhasilan kinerja kita dalam aspek pemerataan dan perluasan kesempatan memperoleh pendidikan,” ujar Gubernur.
Gubernur menambahkan, keberhasilan membangun sektor pendidikan ini diganjar dengan penghargaan dari pemerintah pusat dan swasta.
Misalkan, pemerintah daerah meraih penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar (KIHAJAR) 2017 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Penghargaan ini diberikan atas kepedulian dan komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) untuk dunia pendidikan dan kebudayaan.
Ada juga penghargaan di bidang lainnya seperti Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) dari Kemendagri karena berhasil menjamin kebebasan hak sipil, Kementerian PU-PR karena telah berkontribusi dalam memberikan kemudahan layanan perizinan dalam pembangunan perumahan.
“Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) juga memberikan penghargaan Gubernur mengajar melalui siaran langsung yang diikuti ribuan siswa. Ini semua tidak dapat dipisahkan dari kontribusi masyarakat,” ujarnya.(anjas)

Leave a Reply