Guntur : Soekarnois Dan Marhaenis Akan Membantu

     Ngawi,jurnalsumatra.com – Putra pertama Bung Karno Guntur Soekarno Putra menyatakan kepada anaknya bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur untuk jangan takut dalam helatan Pilkada Jatim karena Soekarnois dan Marhaenis (pecinta Bung Karno) akan membantu.
“Jangan takut, anakku. Masih banyak orang di Jawa Timur yang begitu mencintai kakekmu. Mereka Soekarnois dan Marhaenis, akan menunjukkan jalan dan membantumu menjadi wakil gubernur kelak,” ungkap Guntur Soekarno Putra saat mendampingi Puti melakukan safari politik di Ngawi, Minggu.
Hal itu diungkapkan Guntur untuk memberikan keyakinan kepada Puti dalam menghadapi kontestasi Pilkada Jatim mendatang. Ungkapan ayahnya tersebut juga dibenarkan oleh Puti.
Cucu Bung Karno tersebut mengaku memiliki kisah tersendiri usai ditunjuk menjadi pendamping Gus Ipul pada Pilkada Jatim. Ia sempat berdebat dengan ayahnya, Guntur Soekarno Putra atas pencalonanannya.

Puti menceritakan, setelah ditunjuk Megawati, ia segera mendatangi kediaman ayahnya. Satu hal yang dilakukannya, yakni meminta restu sang ayah untuk mengabdi di Jawa Timur.
Ternyata niat baiknya tak langsung dikabulkan. Guntur bersikeras tak merestui putri semata wayangnya maju Pemilihan Gubernur Jatim pada 27 Juni mendatang. Karenanya terjadi perdebatan panjang.
Keesokannya, Puti kembali mencoba meminta restu untuk yang terakhir kali. Karena dia harus bergegas segera ke Surabaya guna mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim.
“Ternyata Papa menyatakan mendukung 100 persen, bahkan 1.000 persen,” kata dia.
Dalam dukungan itu, lanjut Puti, ayahnya ingin dirinya menjadi seorang politisi yang memiliki komitmen kuat di dalam mempertahankan pandangannya. Terutama dalam memimpin Jawa Timur nantinya.
Menanggapi hal itu, Puti menyatakan, dukungan ayahnya tersebut menghapuskan sedikit kegamangannya dan mulai yakin dalam menghadapi Pilgub mendatang.
Karena itu, ia mengaku siap mengemban mandat yang diberikan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri guna melanjutkan cita-cita pendiri bangsa, yakni mewujudkan kebangsaan di tengah ancaman NKRI.(anjas)

Leave a Reply