Guru Honor di OI Datangi DPRD

INDRALAYA, jurnalsumatra.com- Puluhan Guru Honorer Kategori 2 (K2) yang aktif mengajar dari tahun 2004 dan 2005 datangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (14/11/2017).

Kedatangan Puluhan Guru Honorer tersebut guna untuk menyampaikan aspirasinya terkait belum adanya pengangkatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua Komisi IV, Afrizal mengatakan, untuk pengangkatan itu terganjal undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Namun Kita berharap dengan kebijakan dari presiden untuk pengangkatan menjadi ASN, akan tetapi kalau kebijakan dari pemerintah pusat tidak ada, nanti akan kita perjuangkan supaya nantinya ada insentif dari pemerintahan kabupaten untuk di anggarkan” Katanya.

Sementara itu, anggota dewan lainnya Amir Hamzah berharap agar pemerintah provinsi juga menyuarakan tuntutan para guru honorer K2 tersebut, agar dapat didengar oleh presiden untuk mengangkat para Guru Honorer menjadi ASN.

“Hendaknya para guru honorer bersabar, kami akan terus menyuarakan aspirasi tuntutan para guru honorer, dan dalam waktu dekat kami akan gelar audiensi dengan Bupati terkait apa yang menjadi keinginan para guru honorer” Imbuhnya.

Terpisah, Ketua Forum Guru Honorer K2 SD dan SMP Budi Putra mengatakan, ada 207 orang yang tersisa belum diangkat ASN.

”Tujuan kami mendatangi wakil rakyat adalah kami ingin mendapat SK dari Bupati dan insentif, kami juga ingin diangkat menjadi ASN” Harapnya. (Edi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + nine =