Guru PALI Dibekali Pengetahuan Bahayanya Berita Hoax

Pali, jurnalsumatra.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bekerjasama sama dengan Anpasa Entertainment menggelar Lokakarya Pendidikan Hoax Busting and Digital Hygiene dan Spritual Motivation dengan tema “Jadikan Jarimu Inspirasimu” yang dilaksanakan di halaman Rumah Dinas Bupati PALI, Jum’at (21/02/2020) 

Dalam kesempatan tersebut Ibrahim Arsyad SH Trailer dari Google dan Sugiarto Spd Cps Direktur Internusa Palembang, mengajak semua Guru di Bumo untuk tidak meyebar berita Hoax, karean di erah Informasi digital maraknya Hoax sekarang, membuat banyak masyarakat yang tertipu oleh  berita palsu, kabar Bohong/Hoax di mana berita tersebut disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Dengan maraknya berita Hoax dapat membuat keresahan masyarakat bahkan menimbulkan pertikaian pro dan kontra dari berbagai kalangan lapisan masyarakat di seluruh dunia banyak yang menjadi korban Hoax.

“Tujuan diselenggarakan acara ini adalah untuk membangun kesadaran para guru agar lebih kritis dan bijak terhadap informasi apapun dan mampu mensosialisasikan kembali terhadap siswa siswi yang ada di Kabupaten PALI supaya tidak mudah percaya pada berita yang belum jelas kebenarannya”. Ucap Hariyanto selaku Ketua pelaksana

Sambungnya, selain itu, seminar ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan untuk mengakses, menganalisis, dan berkomunikasi yang bijak di Media Sosial sehingga berdampak pada kondisi yang kondusif, aman dan nyaman di semua kalangan masyarakat terutama pada guru dan murid

Terpisa dalam sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Kamriadi melalui Sekertaris Haris Munandar mengatakan guru memiliki peranan strategis untuk ikut meredam berita Hoax. Dengan penguatan karakter tersebut, guru bisa menyaring berita yang akan di-share. “Yang paling mendasar ialah jangan sampai guru ikut menyebar kecemasan di masyarakat. Guru mesti bisa memastikan berita-berita yang diterima di medsos itu hoax atau bukan.” Ungakapnya

Dengan adanya Seminar ini dirinya berharap kepada para Guru SD, SMP, SMA, dan SMK, dengan adanya seminar ini dapat membantu para guru khusunya kepada generasi muda bisa lebih memahami bahwa berita Hoax merupakan ancaman yang dapat memecah belah persatuan bangsa dan merugikan banyak pihak

Seminar yang ini dihadiri oleh ratusan guru , kemudian acara ditutup dengan pemberian sertifikat penghargaan dari Anpasa Entertaiment untuk peserta, agar guru dapat memberikan edukasi terhadap siswa-siswi sehingga selalu bijak dalam menggunakan media sosial di era teknologi digital seperti sekarang ini.(hab)