Gus Ipul Siapkan Pelatihan Pedagang Tradisional

    Surabaya, jurnalsumatra.com – Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyiapkan program pelatihan khusus bagi pedagang tradisional agar memiliki keahlian dan mampu bersaing secara sehat dengan pasar modern.
“Pelatihan bagi pedagang saya rasa merupakan masukan sangat penting dan ini sebagai wujud komitmen agar pasar tradisional bisa terjaga sebagai pusat ekonomi kerakyatan,” ujarnya di sela berkunjung di Pasar Benowo Surabaya, Selasa.
Menurut dia, keberadaan pasar modern tidak lantas membuat pasar tradisional mati karena memiliki pangsa pasar yang berbeda sehingga diperlukan langkah inovatif agar semua berjalan sesuai harapan.
Di sisi lain, terkait distribusi kredit usaha rakyat (KUR), disebutnya akan bisa dimanfaatkan optimal oleh masyarakat, khususnya pedagang tradisional maupun pelaku usaha kecil mikro dan menengah.
Bahkan, kata dia, saat ini Pemerintah Pusat melakukan upaya agar bunga KUR setiap tahunnya semakin berkurang, yang tahun ini mencapai tujuh persen bisa menjadi enam persen.
Sedangkan, terkait pengelolaan Pasar Benowo, Cagub Jatim nomor urut dua itu mengapresiasinya karena pembagian kawasan sudah tertata rapi, seperti adanya kawasan khusus pakaian terkelompok sendiri, dan terpisah dengan kelompok seperti pedagang ikan, sayur dan lainnya.

    Kendati demikian, Wagub Jatim yang sedang menjalani masa cuti tersebut merasa masih perlu adanya revitalisasi infrastruktur pasar, yakni akses jalan, penerangan sarana dan prasarana seperti kamar mandi maupun tempat ibadah perlu mendapat perbaikan.
Sementara itu, pada kesempatan sama juga dimanfaatkan Gus Ipul untuk menyapa pengunjung maupun pedagang pasar setempat, bahkan menyempatkan diri makan nasi bungkus bersama.
Salah seorang pengunjung pasar, Sofyan, mengaku kaget saat disuapi makan nasi bungkus oleh Gus Ipul dan berharap jiwa kerakyatan yang dimiliki tak lantas luntur saat terpilih menjadi pemimpin kelak.
“Pemimpin seperti ini yang kami harapkan, tidak mengambil jarak. Bahkan, saya diajak makan bersama dalam satu nasi bungkus satu sendok,” katanya.
Pilkada Jatim digelar 27 Juni 2018 untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2019-2024 diikuti dua pasangan calon, yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dengan nomor urut 1, dan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno nomor urut 2.
Pasangan nomor 1 merupakan calon dari koalisi Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Hanura dan NasDem, sedangkan pasangan nomor 2 adalah calon dari gabungan PKB, PDI Perjuangan, PKS serta Gerindra.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + twenty =