Hakim Tolak Permohonan Johan Anwar

Baturaja, Jurnalsumatra.com – Hakim PN Baturaja Agus Saguan Admijaya, SH menolak permohonan Wakil Bupati OKU Johan Anwar, SH., MM selaku pemohon praperadilan sebagai tersangka Polda Sumatera Selatan, Senin (13/1/2020).

Putusan penolakan Hakim atas permohonan Johan Anwar (JA) pada sidang praperadilan berdasarkan dalil-dalil jawaban yang disampaikan termohon (Polda Sumsel) atas pengajuan pemohon yang menyatakan penetapan tersangka tidak sah secara hukum.

Hakim ketua dalam bacaan putusannya menjelaskan, bahwa dalil-dalil pemohon yang menyatakan dalam waktu yang bersamaan termohon (Polda Sumsel red) melakukan penyidikan terhadap pemohon. Sebelumnya, pemohon sudah memenangkan praperadilan pada tahun 2016 dengan kasus yang sama yang saat ini tengah dilakukan penyidikan oleh Polda Sumsel tidak berdasarkan hukum yang tetap. Hal itu dinyatakan oleh Hakim PN Baturaja bahwa berdasarkan pasal 76 ayat 4 Peraturan Kapolre no 14 tahun 2012 tentang manajemen penyidikan tindak pidana.

“Dalam hal penghetian penyidikan yang diputuskan oleh sidang praperadilan dan atau ditemukan bukti baru penyidik harus melanjutkan penyidikannya kembali  dengan menerbitkan surat penyidikan lanjutan dan pencabutan suarat penghentian penyidikan. Menimbang dengan keterkaitan pasal 76 ayat 4 patut dicermati,” jelas hakim diruang sidang.

Untuk itu, lanjut Hakim. Pihaknya berpendapat bahwa penyelidikan dan penetapan tersangka berdasarkan laporan polisi nomor 270 tidak melanggar hukum, Karena langkah hukum yang diambil berdasarkan penerbitan kembali surat penyidikan dan telah dilakukan gelar perkara.

Dengan demikian status tersangka Johan Anuar serta penyelidikan oleh Dirkrimsus Polda Sumsel tetap berjalan. Kuasa hukum Polda Sumsel Kombes Pol. Jhon Mangundap, SH., S.Ik saat dikonfirmasi selepas sidang mengatakan jika pihaknya akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu Kuasa Hukum Johan Anuar, SH., MM Tities Rachmawati, SH., M.Hum menyayangkan putusan hakim. Padahal pihaknya sudah optimis memenangkan praperadilan ini, mengingat bukti – bukti yang dibawa seluruhnya sudah sangat lengkap

“Kita hormati keputusan hakim, walau sebelumnya kita optimis menang dengan semua bukti dalil dan saksi ahli kita datangkan,” kata Tities

Tites juga mengatakan untuk langkah lebih lnjut pihaknya akan menghadapi kasus yang dihadapi kliennya terebut,” ya kita akan hadapi kasus pokoknya ya, tetap kita akan berusaha mencari keadilan untuk klien kami,” pungkasnya. (rad)