Harimau Sudah Masuk Dusun Kota Agung

Lahat, jurnalsumatra.com – Masyarakat di Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, dihimbau untuk lebih berhati hati. Terutama warga didua dusun Singapure dan Bangke. Namun, untuk warga dusun Tanjung Raman yang berdekatan dengan Bangke telah menggelar doa bersama tolak balak.

Pasalnya, didua dusun tersebut, sudah terlihat tapak kaki Harimau belang warna coklat hitam muka putih dengan ukuran diameter 16 cm X 15 cm antara jarak kaki depan dan belakang 110 cm sampai dengan 135 cm.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah melalui Kapolsek Kota Agung IPTU Preddy Rajaguguk SH menyampaikan, berdasarkan informasi dari warga bahwa  pada Ahad (8/12/2019) pukul 23.30 WIB, bertempat disekitar Pos Security PT Green Lahat desa Singapure Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, terlihat satu ekor harimau belang warna coklat hitam muka putih.

“Dari informasi tersebut, anggota Polsek dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kota Agung melakukan Pulbaket atau penyelidikan dilapangan,” ungkap Kapolsek Preddy, Selasa (10/12/2019).

Untuk saksi yang melihat Harimau belang itu, dijelaskan Preddy, bernama Yusmani Qalsum (50) dan Wiwin (43) keduanya merupakan warga Desa Singapure Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat.

Sedangkan kronologis, dikatakan Preddy, kedua saksi yang tidak lain Security PT Green sekira pukul 23.30 WIB selesai makan malam, ditempat parkir samping Pos Security, tiba tiba ada anak anjing yang menyalak berlari kearah jalan.

“Lalu, secara tiba tiba terlihat satu ekor Harimau belang berjalan mendekati Pos. Tak pelak, kedua saksi mengambil langkah seribu lari masuk kepos security sambil membuat suara gaduh bertujuan agar Harimau pergi,” imbuhnya.

Suara gaduh ternyata Harimau itu, sambung Preddy, tidak langsung membuatnya pergi. Namun, sekitar 20 menit kemudian lewat beberapa karyawan pulang kerja mengendarai Sepeda Motor (SPM) barulah Harimau tersebut, pergi kearah belakang Pos Security.

“Lantas, keesok harinya atau pada Senin (9/12/2019) Tim dari anggota Polsek Kota Agung, dan unsur Tripika melakukan pengecekan di TKP. dan ditemukan jejak kaki Harimau di belakang Pos Security dengan ukuran tapak kaki 16 cm X 15 cm, dan jarak kaki depan dan belakang antara 110 cm – 135 cm,” pungkas kata mantan Kanit Pidum Polres Lahat ini.

Dari temuan jejak kaki ini, pihaknya mempredikisikan Harimau masih bersembunyi didalam Hutan disekitar lokasi. Langkah yang dilakukan berkoordinasi dengan BKSDA Lahat, memasang tanda larangan di tapak yg ditemukan agar tidak dirusak oleh warga.

“Selain itu, menghimbau kepada warga melalui kades Desa Singapure untuk tidak terlalu menimbulkan ketakutan yang berlebihan. Namun, tetap waspada dan jangan kekebun seorang diri, dan membuat dokumentasi dan laporan,” imbuhnya lugas.

Sementara, Kasi balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) Kabupaten Lahat, Martalis Shut melalui anggota Polhut Rahmat SH mengatakan, bermodalkan laporan yang disampaikan tim unsur tripika BKSDA langsung turun kelapangan.

“Tim dari BKSDA Lahat sudah terjun kelokasi guna untuk memastikan temua tapak kaki yang diduga Harimau tersebut. Nah, untuk memastikan benar atau tidaknya, kami belum mendapat laporan dari Tim yang ada dilapangan,” ucap Rahmat dengan singkat. (Din)