Harmoni Memilih Deklarasi Di Ruteng

  Kupang, jurnalsumatra.com – Pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Benny K Harman-Benni Litelnoni (Harmoni) memilih melakukan deklarasi di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai di Pulau Flores, Jumat.
Deklarasi perdana di kota kelahiran Benny K Harman itu akan dihadiri ribuan orang yang datang mengenakan tenun ikat khas Manggarai memenuhi Aula Assumpta di kota Ruteng yang dingin itu.
“Ini merupakan deklarasi adat. Dalam tradisi Manggarai disebut ‘wuat wait’ atau pembekalan. Manggarai Raya akan menyaksikan deklarasi tersebut,” kata politisi dari Partai Demokrat yang juga bakal calon Gubernur NTT itu.
Ia menjelaskan deklarasi adat di kota Ruteng itu dihadiri ribuan massa yang datang dari tiga kabupaten di ujung barat Pulau Flores itu, yakni Manggarai Barat, Manggarai Timur dan Manggarai.
Benny Harman mengklaim bahwa warga yang akan menghadiri deklarasi perdana tersebut, berasal dari tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda serta seluruh lapisan masyarakat lainnya.
Paket Harmoni maju dalam gelanggang Pilgub NTT 2018 itu diusung Partai Demokrat, PKPI, dan PKS yang tergabung dalam koalisi kebangsaan.

    KPU NTT merilis bahwa pada pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023 pada Juni 2018 mendatang akan diikuti empat pasangan calon yang dinyatakan lolos pada tahap pertama saat melakukan pendaftaran ke KPU.
Keempat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur itu antara lain Esthon L Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris) diusung oleh Partai Gerindra yang memiliki 8 kursi dan PAN 5 kursi, sehingga total 13 kursi dan memenuhi syarat pendaftaran di KPU.
Kemudian pasangan Viktor Bungtilu Laiskodat-Joseph Nae Soi (Victory-Joss) adalah bakal cagub dan cawagub NTT yang memiliki kursi terbanyak yakni Partai NasDem 8 kursi, Golkar 11 kursi, dan Hanura 5 kursi, sehingga totalnya 24 kursi.
Pasangan Benny K Harman-Benny A Litelnoni (Harmoni) diusung Partai Demokrat yang memiliki 8 kursi, PKPI 3 kursi, dan PKS 2 kursi, sehingga totalnya 13 kursi.
Dan yang terakhir adalah pasangan Marianus Sae-Emmilia Nomleni (Marianus-Emmi) diusung PDI-P yang memiliki 10 kursi di parlemen, dan PKB 5 kursi, sehingga totalnya 15 kursi.(anjas)

Leave a Reply