Hendik Halim Lepas 22 Pendekar Siap Bertarung

Pali, jurnalsumatra.com – Dengan mengusung target lolos Kejurnas/Pra PON di Jakarta November 2019 dan untuk menjuju tiket PON 2020 di Papua, Cabang Olahraga (Cabor) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  di bawah arahan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten PALI Ir H Heri Amalindo MM 22 Pendekar siap bertarung

Hal tesebut diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Pingkap IPSI Kabupaten PALI Irwan ST melalui Sektaris Umum Fadri SPd MSi. “Pada Kejorprov yang akan berlangsung 10-15 Oktober, merupakan Agenda Pengprov IPSI Sumsel, dan Pengkab IPSI UKU sekalu Tuan Rumah, IPSI Kabupaten PALI pada kejuaran tesebut akan menurunkan pendekar sebanyak 22 orang terdiri dari 7 Putri dan 15 Putra, untuk bertarung dalam beberapa kelas yang akan di tandikan pada Kejurprov Sumsel Cabang Pencak Silat tingkat Dewasa di Kota Baturaja yang diikuti oleh Pendekar se Sumsel tesebut.” Ujarnya

Semntra itu Ketua Harian KONI Kabupaten PALI, Hendrik mengatakan, bahwa target tersebut bukan tanpa alasan. Dimana prestasi yang diraih cabor IPSI cukup gemilang, karena sebelumnya berhasil meraih medali emas, perak dan perunggu pada Pekan Olahraga Provinsi tingkat provinsi yang digelar pada 2017 lalu.

“Target yang IPSI usung tersebut bukan tanpa alasan. Dimana, dengan modal yang telah kita raih itu, maka kita cukup optimis dalam pertarungan nanti bisa meraih hasil yang maksimal dengan meloloskan Pendekar Kabupaten PALI untuk di tingkat Nasonal, yang akan berlangsung 10-15 Oktober, dan itu Agenda Pengprov IPSI Sumsel, dan IPSI UKU sekalu Tuan Rumah.” Ujranya Kamis (10/10/2019)

Lebih lanjut dikatakanya, untuk memotivasi para atlet yang akan beradu aksi dengan para atlet se Sumsel di UKU, pihaknya akan memberikan suntikan bonus berupa uang tunai dari Ketua Umum KONI Kabupaten PALI, Ir H Heri Amalindo MM sebagai reward prestasi dengan capaian yang maksimal yakni medali emas.

“Kita akan berikan reward berupa bonus uang tunai, untuk setiap atlet yang berhasil membawa medali emas. Ini kita lakukan bukan bermaksud apa, melainkan untuk memberikan ekstra motivasi bagi para atlet kita agar bisa lebih semangat lagi dalam bertanding nantinya.” Pungkasnya. (Hab)