Heri Amalindo Ajak Masyarakat Terapkan Pola 3M

Pali, jurnalsumatra.com –  Tingginya volume Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bumi Serepat Serasan kian hari kian mengahwatirkan, baik yang terkena DBD maupun korban meninggal akibat keganasan DBD terus bertambah, dari catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hingga Rabu (26/12) tercatat yang meninggal dunia ada 5 orang dan yang masih dirawat di RSUD Talang Ubi sekitar 20 pasien.

Menanggapi hal itu, Bupati PALI Heri Amalindo menggerakkan seluruh OPD, Pelajar, TNI, Kepolisian, KNPI dan seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu menekan angka masyarakat yang terkena penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk tersebut dengan turun langsung ke lingkungan rumah masyarakat untuk membersihkan sampah dan membagikan bubuk abate untuk di tabur di genagan genagan air menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebar DBD.

“Kami sangat prihatin dengan tinghinya angka korban DBD di Kabupaten PALI, apa lagi sudah menelan korban jiwa mencapai lima orang,  tentu ini jadi perhatian yang serius bagi Pemerintah Kabupaten PALI. Untuk itu kita ajak masyarakat agar jaga lingkungan tetap bersih, dan kali ini kita melakukan kegiatan bersih-bersih dengan melibatkan seluruh OPD, KNPI serta elemen masyarakat,” ujar Bupati, Rabu (26/12).

Selain bersih-bersih, Bupati juga mengajak masyarakat agar menerapkan pola 3M dalam membasmi mata rantai nyamuk penyebab DBD, yang kian hari semakin menghawatirkan masyarakat Kabupaten PALI. “Kami mengharpkan masyakat agar, menutup bak mandi, menguras dan mengubur sampah yang menyebabkan air menggenang merupakan program untuk menanggulangi DBD harus kita terapkan agar lingkungan kita bebas dari nyamuk dan wabah DBD bisa kita tekan bersama sama,” harpannya.

Sementara itu, Lydwirawan Plt Kepala Dinkes PALI menyebutkan bahwa kegiatan bersih-bersih diharapkan terus dilakukan masyarakat secara rutin, dan sadar akan pentingnya kebersihan dilingkungan masyarakat untuk menerapkan 3M tersebut agar terhidar dari searangan DBD dilingkuangan masing masing.

“Kita sudah upayakan penyemprotan atau fogging serta pemberian bubuk abate, tetapi upaya itu harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat dengan menjaga lingkungannya tetap bersih dan menerapkan pola 3M agar DBD tidak menyebar luas, untuk itu kita sangat mengharpakan kesadran dalam menerapkan 3M tersebut.” Pungkasnya.(yan)

 

Leave a Reply