Hibah Kuliah Gratis Melanggar Pergub 200/2015

Palembang, jurnalsumatra.com – lSM FITRA Sumsel kembali menyiarkan press realisnya ke jurnalsumatra.com dengan topic dana hibah kuliah gratis.

Kali ini LSM FITRA menceritakan Program Kuliah Gratis bertujuan untuk membiayai dana pendidikan dan biaya hidup mahasiswa yang kurang mampu. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa pada beberapa universitas diseleksi terlebih dahulu oleh tim seleksi universitas masing-masing.

Sesuai Pedoman Pemberian Biaya Program Kuliah Gratis, salah satu persyaratan mahasiswa penerima bantuan beasiswa, yaitu mahasiswa yang memiliki perkembangan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tiap semester minimal 3,00. Hasil dari seleksi pihak universitas diberikan kepada Dinas Pendidikan Bidang SMK untuk diusulkan kepada BPKAD terkait penerima hibah. Pada Tahun Anggaran 2017, pencairan hibah kuliah gratis diberikan kepada 1.686 mahasiswa yang tersebar di sembilan Universitas yaitu:  nomor ; 36/B/LHP.XVIII.PLG tanggal 28 NEI 2018

Dari laporan hasil pemeriksaan BPK No. 36.B/LHP/XVIII.PLG/05/2018 serta konfirmai yg telah dilakukan oleh tim pemeriksa BPK kepada pengelola hibah kuliah gratis dalam hal ini adalah Dinas Pendidikan, universitas yang telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban hibah Kuliah Gratis hanya dari UIN Raden Fatah Palembang senilai Rp. 5.445.987.000,00 dan Politeknik Sriwijaya Palembang senilai Rp. 805.000.000,00.

Dengan demikian, belanja hibah Kuliah Gratis yang belum dipertanggungjawabkan s.d 31 Desember 2017 sebanyak tujuh universitas dengan total nilai hibah sebanyak Rp. 9.137.732.000,00.

Selain itu tim pemeriksa BPK juga menemukan hasil review atas laporan pertanggungjawaban hibah kuliah gratis dari UIN Raden Fatah dan Politeknik Sriwijaya, diketahui bahwa peruntukkan hibah kuliah gratis kepada 47 mahasiswa, ternyata tidak memenuhi persyaratan penerima hibah kuliah gratis karena hanya memperoleh IPK < 3,00 yg telah dibiayai dengan dana hibah senilai Rp. 322.930.000,-. Sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 200 Tahun 2015 tentang Pedoman Pemberian Biaya Program Kuliah Gratis pada Pasal 5 yang menyatakan bahwa beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Penduduk yang berdomilisi di wilayah Sumatera Selatan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk dan/atau Kartu Keluarga,

Berasal dari keluarga tidak mampu, dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah/Kepala Desa yang diketahui oleh Camat;

Lolos seleksi yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi Mitra Kerja; Bersedia menyelesaikan kuliah tepat waktu sesuai peraturan yang ditetapkan perguruan tinggi;

Memiliki perkembangan IPK tiap semester minimal 3,00; IPK minimal merupakan dasar penentuan kelanjutan beasiswa TA berikutnya; Setelah lulus apabila diperlukan siap dan bersedia mengabdi di pemerintah provinsi.

Untuk itu, FITRA Sumsel merekomendasikan kepada pengelola dana hibah kuliah gratis agar melakukan seleksi secara ketat serta melakukan verikasi dengan cermat kepada calon mahasiswa penerima dana hibah kuliah gratis agar tepat sasaran. Dan untuk mahasiswa penerima hibah kuliah gratis harus membuat surat pernyataan untuk melaksanakan kewajibannya untuk menyerahkan pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(nunik Handayani?FITRA SUmsel)

Leave a Reply