Hilang Kendali Dua Mobil Saling Hantam

TanahDatar, Sumbar, Jurnalsumatra.com – Kali ini, laka lantas terjadi di jalan umum Jorong Kumango Selatan, Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab dengan melibatkan dua kendaraan jenis Pick Up bernopol BM 8073 MD dengan mobil box L300 bernopol D 8493 EB. Kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa di ruas jalan Batusangkar – Bukitinggi via Baso, senin (18/11/2019).

Muhammad Alim (42), warga Jorong Piladang Koto Tangah Nagari Batu Ampa Kecamatan Akabiluru Kota Payakumbuh pengemudi BM 8073 MD mengalami luka robek dibelakang telinga kiri, robek dahi kiri, bengkak dibelakang kepala dan Meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara, pengemudi Mlmobil Pick Up Box L300 bernopol D 8493 EB hanya mengalami luka robek dibelakang telinga kiri dan luka lecet dibagian tangan. Usai kejadian, korban dirawat di Puskesmas Rao-Rao Sungai Tarab.

Kasat Lantas Polres Tanah Datar Iptu Fitry Dewi Utami, melalui Kanit Laka Ipda Irwan Ali dan disampaikan ke Kasubag Humas membenarkan, telah terjadi kecelakaan lalu lintas untuk yang kedua kalinya dalam satu hari ini. Yang mengakibatkan salah satu sopirnya meninggal dunia.

Ia menerangkan, kecelakaan itu berawal ketika Mobil Pick Up Colt T BM 8073 MD diduga datang dengan kecepatan tinggi dari arah Salimpaung hendak menuju arah Batusangkar. Setelah mendekati tempat kejadian, mobil pick up Colt T BM 8073 MD tersebut mengalami hilang kendali kearah kanan jalan dalam posisi melintangi jalan. Pada saat bersamaan, datang dari arah berlawanan dari arah Batusangkar menuju arah Salimpaung mobil pick up box L300 D 8493 EB.
” Karena jarak yang sudah terlalu dekat tabrakan tidak dapat dihindarkan lagi,” terangnya.
Beruntung, dalam kecelakaan ini, masing masing kendaraan hanya ditumpangi oleh sopir, dan kendaraan tersebut dalam kondisi bermuatan kosong.
” Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan dan telah diamankan di Kantor Sat Lantas Polres Tanah Datar,” ujar Kasubag Humas Polres Tn Datar Iptu Marjoni Usman.
Atas kejadian ini, selain mengakibatkan korban jiwa, kerugian materil ditaksi hanya Rp.5000.000,-.(Myt)