Hindari Monyet Kakak Beradik Dilindas Dump Truk

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang menelan korban jiwa, kembali terjadi. Kali ini, nasib naas dialami oleh Ahmad Yusuf (14) dan Nadia (3), warga Desa Muara Cawang, Kecamatan Lahat Selatan.

Dua kakak beradik ini, langsung tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah sepeda motor (SPM) Yamaha Mio Sporty dengan Nomor Polisi (Nopol) BG 3901 EK, hilang kendali, saat menghindar dari monyet yang sedang menyeberangi jalan umum Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan.

Keduanya tewas dilokasi, setelah terlindas Dump Truk Nomor Polisi (Nopol) BG 8386 EC, yang dikemudikan Anan Subiantoro (21). Peristiwa tersebut, terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Kamis (12/7/2018).

“Untuk saat ini, kendaraan beserta sopir sudah kita amankan dikantor Satlantas, guna untuk dimintaki keterangan lebih lanjut, ” ungkap Kapolres Lahat AKBP Robby Karya Adi SIK, melalui Kasat Lantas Polres Lahat AKP Dhani Prasetya SIK MM.

Untuk kronologis, kata Dhani, awalnya korban Ahmad Yusuf yang masih berstatus pelajar membonceng Nadia adik kandungnya dengan menggunakan motor Mio Sporty, dari arah Pasar Kota Lahat, hendak pulang menuju Desa Muara Cawang. Namun, setiba di Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan, secara tiba tiba muncul seekor monyet hendak menyeberang.

“Karena monyet itu muncul secara tiba tiba, motor yang dikendarai oleh kakak beradik tadi menjadi oleng lalu terbalik dan naasnya jatuh kesebelah kanan jalan, ” ujarnya.

Lalu, sambung Dhani, dari arah berlawanan muncullah kendaraan Dump Truk yang dikemudikan Anan dan Febi (26)keduanya merupakan warga Prumnas Selawi, Kecamatan Kota Lahat.

“Dikarenakan korban terjatuh disebelah kanan, dan jarak Dump Truk dan Motor korban cukup dekat, sehingga, kejadian itu tak bisa dihindarkan lagi. Dan, korbanpun tewas dilokasi,” tegasnya.

Diungkapkan Dhani, untuk korban Ahmad Yusuf terlindas Ban belakang mobil Truck dibagian kepala sedangkan, Nadia adiknya terlindas dibagian kepala. Akibat kejadian tersebut pengendara mengalami luka remuk di tulang kepala, keluar darah dari mulut, telinga, hidung, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat.

“Keduanya menggalami luka sangat parah. Nadia sendiri luka pecah tempurung kepala, otak keluar dan merenggang nyawa dilokasi. Ortu korban Nizam mengalami luka memar di kepala, lecet di tangan, dan Eti Maryati mengalami luka lecet di tangan dan kaki. Untuk kendaraan tidak mengalami kerusakan, ” tambah Dhani.

Dump Truk, sudah diamankan dikantor Satlantas Polres Lahat, tidak mengalami kerusakan sedikitpun. Sisopir masih menjalankan pemeriksaan oleh petugas. Untuk selanjutnya akan ditahan di Satlantas. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + ten =