IAIN Adakan Workshop Pencegahan dan Penanganan Pronografi

Tanahdatar, Sumbar, jurnalsumatra.com – – Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kementrian Agama RI, melalui program Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Pornografi (GTP3). Adakan Workshop Pencegahan dan Penanganan Pornografi bagi mahasiswa asing yang belajar di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), 25-27 September 2019 di Batusangkar.

Ditunjuk selaku tuan rumah oleh Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Agama, IAIN Batusangkar utus sebanyak 14 orang mahasiswa luar negeri untuk mengikuti Workshop Pencegahan dan Penanganan Pornografi Bagi Mahasiswa Asing yang Belajar di PTKIN dengan tema “Wujudkan Mahasiswa Asing Cerdas Tolak Pornografi”.

Ketua Panitia Imam Ramdani, SH, MA selaku Kepala Bagian Perencanaan Peraturan dan Perundang – undangan melaporkan Pornografi megatakan, ada sebanyak 71 peserta dari PTKIN di Sumatera diantaranya UIN STS Jambi, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Raden Intan Lampung, UIN Syarif Kasim Pekanbaru, UIN Imam Bonjol Padang, IAIN Bukittinggi dan IAIN Bengkulu.

“Banyaknya mengalami transformasi dalam beberapa decade terakhir ini berkat mudahnya akses internet dan bertambah cepatnya koneksi jaringan. Ini merupakan salah satu penyebab jumlah penonton video porno bertambah banyak. Situasi ini bisa mengaburkan antara realitas dan fantasi sehingga bisa merusak hubungan manusia dengan sesama dan dapat memicu perilaku yang berbahaya.”

Tidak diragukan lagi di Indonesia dan mancanegara merupakan masalah yang serius sebab dampak buruknya sudah dirasakan. Berbagai tindakan kejahatan seksual belakangan ini terkemuka ternyata para perilakunya mengkomsumsi konten pornografi.”tegas Imam.”

Menyadari dampak pornografi tersebut pencegahan dan penangan pornografi perlu dilakukan oleh semua pihak dalam hal ini pemerintah, lembaga sosial, pendidikan, keagamaan warga atau masyarakat diantaranya melakukan sosialisasi, workshop dan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap dampak pornografi.

Acara Workshop dibuka langsung oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Agama yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Dr. Marjoni Imamora. Marjoni dalam sambutannya menyampaikan, selamat datang kepada rombongan dari Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Agama dan jajarannya serta Para Pembimbing dan Peserta di lingkungan PTKIN. Mudah-mudahan kehadirannya di Batusangkar (Kota Budaya) memberikan nuansa yang baru. Mengingat acara workshop ini pertama kalinya diadakan di Batusangkar.

Selanjutnya ditambahkan, perilaku pornografi dapat dibagi dengan beberapa kategori yaitu, Pornografi antar Negara, Antara Mahasiswa Asing dengan Mahasiswa Lokal serta Antara Mahasiswa dan Masyarakat”. Ucap marjoni”

Harapannya dengan diadakannya acara workshop ini bukan pertama dan terakhir diadakan di Batusangkar melainkan yang awal dan selanjutnya menjadikan Batusangkar menjadi distinasi tempat-tempat forum-forum internasional diselenggarakan”tutup marjoni”.(Myt)