IAIN Beri Beasiswa Tahfizh kepada Mahasiswa Baru

Tanahdatar,Sumbar, jurnalsumatra.com – IAIN Batusangkar mengalami peningkatan jumlah pendaftar mahasiswa Baru di tahun 2019. Dari kuota yang tersedia 2.650 kursi, jumlah peminat mencapai 11.176 orang. Dari jalur yang disediakan pihak kampus yaitu SPAN PTKIN, UM PTKIN dan UM Mandiri Gelombang 1 dan 2.

Ketua PMB IAIN Batusangkar Dr.Sirajul Munir,M.Pd mengatakan, Dari 2.612 orang yang lulus pada Penerimaan Mahasiswa Baru IAIN Batusangkar, ada 58 Mahasiswa Baru yang mendapat beasiswa Tahfizh, IN Batusangkar.

Beasiswa Tahfizh merupakan program Kementrian Agama RI pada PTKIN se Indonesia. Yang teknis operasionalnya diserahkan kepada masing-masing Rektor atau pimpinan PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri).

Program Tahfizh yang diberikan kepada mahasiswa, baik yang baru masuk jenjang perkuliahan maupun mahasiswa yang sedang dalam perkuliahan. Program tahfizh ini diberikan kepada mahasiswa berdasarkan tingkat hafalan Alqur’an nya.

Tingkatan Hafalan Tahfis dibagi menjadi beberapa tingkatan, “mahasiswa yang hafal 1 juz dinyatakan lulus tampa tes pada pilihan pertama. Mahasiswa yang hafal 2 juz dinyatakan lulus tanpa tes pada pilihan pertama dan bebas SPP selama 2 semester. Mahasiswa yang hafal 3 juz dinyatakan lulus tanpa tes pada pilihan pertama dan bebas SPP selama 4 semester.

Mahasiswa yang hafal 4 juz dinyatakan lulus tanpa tes pada pilihan pertama dan bebas SPP selama 6 semester. Mahasiswa yang hafal 5 juz dinyatakan lulus tanpa tes pada pilihan pertama dan bebas SPP selama 8 semester. 

Sesuai Keputusan Rektor IAIN Batusangkar, Saat ini sudah 58 calon mahasisiwa yang di nyatakan lulus program Tahfiz dari berbagai tingkat hafalannya “Tegas munir.

Sementara itu Rektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA mengatakan Program Beasiswa Tahfis ini merupakan program beasisiwa pertama pada tahun ini program ini merupakan bentuk dukungan dari IAIN Batusangkar Kepada pemerintah daerah yang sesuai dengan MISI yaitu Meningkatkan pemahaman dan pengamalan agama, adat dan budaya.

Program ini juga mendukung visi dan misi kepala daerah kita yaitu meningkatkan pemahaman dan pengalaman agama, adat dan budaya. Sehingga singkron dengan visi dan misi IAIN Batusangkar, yaitu Menghasilkan lulusan yang cerdas secara intelektual, spritual, emosional, sosial, dan berdaya saing dalam dunia kerja. “Ucap Kasmuri”. 

Beasisawa tahfizh diharapkan dapat memotivasi mahasiswa agar lebih mencintai Al Quran dengan jalan memeliharanya melalui hafalan. Selain program beasiswa, dalam meningkatkan performa Kampus, IAIN Batusangkar bersiap siap untuk bertransformasi menjadi UIN (Universitas Islam Negeri). 

Pemerintah Provinsi dan Universitas Negeri di Sumatera Barat telah memberikan dukungan penuh agar IAIN Batusangkar menjadi Universitas. “tutup Kasmuri”.(JKS)