Ibunda NH Tidak Yakin Anaknya Teroris

    Sambas, jurnalsumatra.com – Asna (60), ibunda dari NH, pria kelahiran Desa Sekuduk, Sambas, Kalbar yang diciduk oleh Densus 88 di Bandara Supadio Pontianak, Senin kemarin meyakini anaknya bukanlah teroris seperti yang dipersangkakan aparat keamanan.
“Saya sangat yakin anak saya bukan teroris. Perilaku dan kepribadian anak saya jauh dari hal yang diduga itu,” ujar Asna saat ditemui di Sekuduk, Sambas, Selasa.
Ia menambahkan bahwa sepengetahuan dia selama ini anaknya normal saja dalam menjalankan ajaran agama. Tutur kata kepada orang tua dan teman serta pihak lainnya sangat santun.
“Tanya saja orang di kampung ini atau teman dia. Jangankan berbuat kasar mengarah ke teroris, ngomong kasar atau kelahi atau apa tidak pernah,” papar dia.
Menurutnya NH yang ramah kepada sesama pada Sabtu, 25 November 2017 pulang kampung, ke Desa Sekuduk menemuinya untuk silahturahim karena sudah beberapa waktu belum pulang.
“Tiga hari yang lalu dia balik kampung menemui saya bersua dan silahturahim. NH, dia saat ini sudah tinggal menetap di Kubu Raya,” katanya.
Asna berharap anaknya tidak terbukti sebagaimana didugakan. Ia meminta pihak berwenang untuk mendapatkan informasi terkait keberadaan anaknya.
“Kita minta keadilan. Saya selaku orang tua berharap semua ini tidak benar dan ia dibebaskan,” harapnya.
Sementara itu, satu di antara teman di desanya, Padli mengaku kaget dengan informasi yang ia terima. Ia terkejut dengan informasi tersebut.
“Saat ini kami masih belum tahu persis informasi saudara kita NH. Kami hanya membaca di berita saja. Kita berharap tentu ini hanya terduga karena kesehariannya NH ramah dan baik kepada sesama,” kata dia.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × one =